Pati – Pembunuhan di depan SMPN 1 Gabus telah diungkap Reserse dan Kriminal Polres Pati. Polisi memborgol pelaku berinisial DS (27), warga RT 3 RW 7 Desa/Kecamatan Gabus. Informasinya, DW bernama Dwi Sulistyono. Diketahui, motif pembunuhan terjadi karena pelaku terbakar api cemburu lantaran istri pelaku digoda korban.
Dari keterangan DS, sebelum kejadian sekitar pukul 23.00 WIB, istrinya sempat ditelepon korban yang mengajak bertemu. Tetapi karena istri pelaku merasa takut, istrinya melaporkan hal itu kepadanya.
Mengetahui hal itu, pelaku yang dibakar api cemburu meminta bertemu dengan korban. Satu jam setelahnya, korban kembali menelepon istri pelaku untuk menanyakan keberadaannya.
“Ketika itu istri saya menolak untuk bertemu. Lalu istri saya ditelepon dan mengancam akan menghabisi nyawa dan seluruh keluarga. Karena takut diancam, akhirnya istri saya meberanikan diri untuk bertemu. Saat itu saya juga ditantang untuk bertemu di SMPN 1 Gabus. Lalu saya mengajak seorang teman, untuk membuntuti istri. Dengan menyiapkan senjata tajam, ya saya ladeni tantangan itu, terang pelaku saat gelar perkara di Mapolres Pati, Senin (22/10).
Sesampainya di TKP pelaku melihat korban dan langsung menghampiri dan membacok korban menggunakan sabit. Korban berusaha untuk menangkis sabetan senjata tajam menggunakan bambu runcing. Tetapi korban hilang keseimbangan dan kemudian terjatuh.
“Saat jatuh, saya membacoknya dengan sabit sekali ke bagian leher dan ke punggung sebanyak 8 kali, sambungnya.
Kapolres Pati, AKBP Uri Nartanti mengatakan, kasus pembunuhan tersebut dilatarbelakangi kasus asmara. Akibat cemburu, pelaku membacok korban Sugiarto.
“Pelaku berinisial DW dijerat dengan Pasal 338 KUHP subsidair 354. DW juga terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara. Kami juga masih melaklukan pengejaran satu teman pelaku berinisial KW (27), karena diketahui menemani pelaku pada malam pembunuhan tersebut, tandas Kapolres Pati.
Pembunuhan terjadi Jumat (19/10) sekitar pukul 01.30 WIB. Korban Sugiarto (48), warga Desa Brati, Kecamatan Kayen ditemukan tewas bersimbah darah di Jalan Raya GabusTlogoayu. Meski awalnya warga mengira Sugiarto adalah korban tabrak lari. Namun, setelah dibawa ke RSUD Soewondo Pati dan dilakukan otopsi. Dari hasil otopsi inilah, diketahui bahwa korban tewas akibat dibunuh.edit
















