Sementara itu, Dr. Drs. Arthur Josias Simon Runturambi, M.Si., selaku Kaprodi Kajian Ilmu Kepolisian SKSG UI, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi dan penelitian ini bertujuan memberikan kontribusi akademik terhadap penguatan konsep e-Policing dan keteraturan sosial di lingkungan kepolisian.
Kegiatan tersebut dilanjutkan Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan personel Polda Jateng sebagai responden. Dalam sesi tersebut dibahas berbagai aspek tentang digitalisasi pelayanan kepolisian, etika profesi, serta tantangan penegakan hukum di era teknologi.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Polri untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia melalui pembelajaran, riset, dan kolaborasi dengan kalangan akademisi. Sinergi antara Polda Jateng dan Universitas Indonesia ini diharapkan mampu memperkuat upaya Polri dalam mewujudkan pelayanan publik yang modern, transparan, dan berbasis teknologi.
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto menyampaikan bahwa kerja sama dengan dunia akademik merupakan langkah penting dalam membangun Polri yang lebih terbuka dan adaptif terhadap perubahan zaman.
“Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa Polri terus berbenah dan terbuka terhadap masukan akademik. Kami belajar bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan agar semakin profesional dan dipercaya masyarakat,” tandasnya. (nh/Prie).
















