Dongkrak Ekspor, Pemprov Jateng Upayakan Revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas

oleh
Revitalisasi pelabuhan tanjung emas
Pemprov Jateng upayakan revitaliasi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang guna mendongkrak arus ekspor dari Jateng

SemarangINFOPlus. Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengupayakan revitalisasi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang guna memacu kuantitas layanan distribusi ekspor barang dari wilayahnya.

“Pelabuhan Tanjung Emas akan kita koordinasikan dengan Kementerian Perhubungan, sebagai upaya revitalisasi,” kata Luthfi saat menerima audiensi dari Kadin Jateng dan Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI), di kantornya, Jumat (14/3).

Revitalisasi itu penting dilakukan, karena untuk menjaga keseimbangan antara meningkatnya arus logistik barang dengan kapasitas layanan ekspor di Tanjung Emas.

INFO lain :  KAI Daop 4 Semarang Sediakan 535 Ribu Tempat Duduk KA selama Lebaran

Apalagi, saat ini banyak industri yang berkembang di Provinsi Jateng, seperti Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Kawasan Industri Kendal (KIK), Jatengland Industrial Park Sayung (Demak), dan lainnya.

Berdasarkan masukan dari sejumlah pengusaha, beberapa hal yang perlu dilakukan revitalisasi di pelabuhan Tanjung Emas di antaranya pendalaman dermaga, perluasan transit kontainer, parkir truk, dan lainnya. Tujuannya untuk menunjang kegiatan ekspor produk dari Jawa Tengah yang trennya kian meningkat.

Dengan adanya revitalisasi pelabuhan tersebut, lanjut Luthfi, diharapkan para pengusaha tidak mengirimkan produknya melalui pelabuhan-pelabuhan di luar Jateng.

INFO lain :  Jateng Siap Sambut Lebaran, Progres Perbaikan Jalan Capai 95 Persen

“Akan kami undang PT Pelindo, agar ke depan Pelabuhan Tanjung Emas bisa punya daya saing. Minimal seperti (pelabuhan) di Jawa Timur,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum ALFI, Teguh Arif Handoko menambahkan , hal-hal yang perlu dilakukan revitaslisasi pada pelabuhan tersebut di antaranya pengerukan sedimen lumpur di kawasan dermaga dan alur pelayaran, serta perluasan dermaga.

Revitalisasi kawasan pelabuhan diharapkan bisa mendukung lalu lintas kapal kargo dengan ukuran yang lebih besar.

INFO lain :  Promo Spesial Ramadan dari KAI, Harga Tiket KA Mulai Rp100 Ribu

“Ini bisa menambah volume pelayanan di Tanjung Emas. Kita harapkan semua (kontainer) yang keluar dari industri di Pantura Jateng bisa ekspor melalui Tanjung Emas. Jangan sampai ada kawasan industri yang ekspornya melalui Jatim, Jabar, atau Jakarta,” kata dia.

Ditambahkan, peningkatan layanan logistik distribusi ekspor di Tanjung Emas dirasanya begitu penting dalam 1-2 tahun ke depan. Hal itu untuk menunjang kebutuhan layanan ekspor, mengingat kawasan industri di Jateng semakin berkembang. []