Menurutnya, perguruan silat memiliki peran besar dalam membangun karakter generasi muda yang berdisiplin dan cinta tanah air.
Ketua FKPSS Sragen, Heru Agus Santoso, menyatakan komitmennya untuk terus menjaga kedamaian di Kabupaten Sragen melalui koordinasi yang erat dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah.
Ia berharap bahwa FKPSS dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif dalam meredam potensi konflik di masyarakat.
Dengan adanya pertemuan ini, Forkopimda Sragen bersama FKPSS dan perguruan silat bersepakat untuk menjadikan momentum Ramadhan sebagai ajang mempererat persaudaraan dan memperkuat ketertiban di tengah masyarakat.
Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
Melalui langkah-langkah strategis yang telah disepakati, diharapkan Kabupaten Sragen dapat menjalani Ramadhan dengan damai, tanpa gangguan keamanan yang berpotensi merusak nilai-nilai suci bulan penuh berkah ini. (nh/Ts).
















