Nadia menekankan bahwa Indonesia sudah memiliki sekuensing materi genetik virus Nipah sehingga mampu mendeteksinya dengan PCR.
Dia menjelaskan bahwa surveilans penyakit menular dilakukan dengan memantau tren peningkatan kasus pada manusia maupun pada hewan — untuk hewan liar, ranahnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK); untuk hewan ternak, ranahnya Kementerian Pertanian; dan untuk manusia, ranahnya Kemenkes.
Namun hingga saat ini belum ditemukan kasus infeksi. (ir)
Sumber naksah dan foto : BBC News Indonesia
















