Boyolali – INFOPlus. Tim SAR gabungan mengevakuasi pendaki wanita asing asal Spanyol dari Gunung Merapi. Dievakuasi karena kelelahan.
Jacinto Cornejo (37) wanita warga negara asing (WNA) Spanyol dilaporkan mengalami kelelahan di Gunung Merapi, wilayah Kabupaten Boyolali. Berhasil dievakuasi tim SAR gabungan dalam kondisi selamat pada Kamis (14/9) sekira pukul 12.10 WIB.
Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto menceritakan kronologi kejadian yang menimpa Jacinto Cornejo. Bermula dari Cornejo sedang solo traveler ke Gunung Merapi via jalur New Selo, Boyolali.
Padahal status Gunung Merapi masih awas, artinya kawasan tersebut ditutup untuk aktivitas pendakian. Dan kondisi Merapi tersebut tidak diketahui oleh yang bersangkutan.
“Diduga JC (Jacinto Cornejo) tidak tahu, nekat mendaki mengalami kelelahan membutuhkan pertolongan,” kata dia.
Cornejo mendaki dengan membawa bekal seadanya dan tidak membawa tenda untuk menginap. Pada malam hari ia tidak tidur sehingga mengalami kelelahan. Ia kemudian minta pertolongan dengan menghubungi biro jasa asuransinya.
Koordinator Basarnas Pos SAR Surakarta Arif Sugiarto yang mendapat informasi
memberangkatkan satu tim rescue menuju puncak Merapi untuk melaksanakan pertolongan.
“Posisi korban di pos 4 sekitar ketinggian 2.500 MDPL, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi dengan keadaan selamat, selanjutnya dibawa ke Puskesmas Selo.”
“Terima kasih atas pelaksanaan operasinya. Dengan berhasilnya evakuasi, maka operasi SAR dinyatakan selesai, tim yang terlibat kembali ke satuannya masing-masing,” tutup Heru. (Ags/Mw)












