Bangkai kucing tampak dibalut kain putih dan sudah mengeluarkan bau tidak sedap. Bangkai kucing kemudian dipindahkan dan atas seizin pemilik lahan dikuburkan di titik yang berbeda. Sebab, di bawah kuburan kucing di titik pertama ada makam salah satu anggota keluarga Lili Ahmadi.
Pemilik Kucing Minta Maaf
Pemilik kucing yang dikuburkan di Bogor meminta maaf. Ia menjelaskan alasannya menguburkan bangkai kucing di lahan tersebut.
“Iya itu kucing pribadi saya, kesayangan saya sama istri. Dari kecil kami urus. Pas lagi hamil, kucing mati. Siapa sih yang nggak sedih. Mati sepekan lalu, langsung dikubur Magrib,” kata Akbar Sidik, Jumat (28/7).
“Cuma kesalahpahaman di sini, kami awalnya saya mengira makam itu buat umum. Jadi ternyata ini tanah pribadi. Di situ hebohnya mungkin. Kebetulan di sini juga ada CCTV. Warga juga ada kecurigaan mungkin kita mengubur apa,” tambahnya.
Akbar menyebut kucing jenis anggora yang dipeliharanya sejak kecil itu mati seminggu lalu. Akbar dan istrinya, yang baru tinggal di Sukaresmi, Kota Bogor, sejak 2 bulan lalu, kebingungan, hingga akhirnya menguburkan bangkai kucingnya di pemakaman keluarga milik Lili Ahmadi.
“Iya, nggak tahu itu lahan pribadi. Karena kami di sini juga baru dua bulan. Habis kita nikah, ngontrak di sini,” kata Akbar didampingi istrinya.
Akbar pun meminta maaf karena sudah bikin heboh warga. Ia juga meminta maaf karena menguburkan kucingnya di lahan milik orang.
“Kami nggak juga, kami mohon maaf sebesar-besarnya. Kebetulan saat itu, pas kucingnya meninggal pas Magrib. Cuma, karena kucing kesayangan, kami ingin menguburkan dengan layak gitu. Dikasih kafan juga sama kami. Itu mungkin yang bikin heboh,” tambahnya. (mw)
Naskah & foto : detik news











