“Selain itu, kita juga menindaklanjuti laporan masyarakat. Mereka resah dengan menjamurnya PSK jalanan,” kata Fajar.
Fajar menyebut keempat perempuan yang kena razia merupakan wajah baru. Dari hasil pendataan, mereka berasal dari Kota Semarang dan Grobogan.
Dibanding dengan hasil razia sebelumnya, Fajar menyebut jauh menurun. Jika di kegiatan lalu bisa mendapati belasan hingga puluhan, kali ini hanya empat pekerja seks.
“Saya ingatkan agar tidak lagi beroperasi di Kota Semarang. Karena kami pasti akan rutin menggelar kegiatan ini. Dan malam ini juga langsung kami kirim ke Solo dilakukan pembinaan,” tukas dia. (Ags/Ts)
















