Semarang – INFOPlus. Banjir gol mewarnai laga final fun football Perang Bintang PSIS Semarang. Jurnalis FC dipaksa mengakui keunggulan tim Snex denga. skor 6-7.
Laga fun football bertema Perang Bintang digelar di Kickoff Mini Soccer, Minggu malam (18/6). Event ini bagian dari HUT PSIS Semarang ke-91, sekaligus mendekatkan squad Mahesa Jenar dengan suporter, jurnalis dan masyarakat Semarang.
Sepak bola fun ini digagas Komunitas Makjegagik Sport dengan waktu pertandingan 1×20 menit. Diikuti tim perwakilan suporter, yakni Snex dan Panser Biru, serta Jurnalis FC dan tim Makjegagik.Turut andil dalam laga tersebut sejumlah pemain inti PSIS Semarang. Di antaranya Taisei Marukawa, Vitinho, Carlos Fortes, Septian David Maulana, dan Alfeandra Dewangga.
Seru? Pasti. Karena masing-masing tim wajib menyertakan pemain wanita. Termasuk dari jurnalis perempuan di Kota Semarang. Malah CEO PSIS Semarang juga tak sungkan beradu keringat dengan para pemainnya.
Dalam fun football tersebut, banjir gol terjadi di final yang pertemukan tim Snex dan Jurnalis FC. Tim Snex yang dipimpin trio PSIS, Vitinho, Rian Ardiansyah serta David Rumakiek sempat unggul jauh 6-2.
Namun tim Jurnalis yang diperkuat Carlos Fortes, Wawan Febrianto dan Haykla Alhafiz tak menyerah begitu saja. Bahkan tim Jurnalis sukses menyamakan skor menjadi 6-6.
Jelang peluit panjang dibunyikan, tim Snex mampu mencetak gol. Hingga akhirnya Jurnalis FC harus mengakui keunggulan Snex dengan skor 6-7.
Sedangkan pada perebutan juara ketiga, Makjegagik berhasil menang atas Panser Biru FC dengan skor 6.
Penggagas acara, Brian mengatakan Perang Bintang ini adalah bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun PSIS. Tujuannya untuk mendekatkan dan memperkenalkan PSIS Semarang kepada generasi Z.
“Sebelum memulai musim ini, PSIS ingin dikenal dan mendekatkan diri dengan masyarakat, terutama generasi muda,” katanya.
Sementara itu CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi berharap PSIS Semarang tidak hanya dikenal sebagai tim sepak bola biasa, tetapi juga sebagai sumber hiburan yang melibatkan para pendukung, masyarakat, dan jurnalis.
“Biasanya PSIS mengadakan acara pengenalan tim di sekolah, tapi kali ini kami menggelar fun football untuk mendekatkan hubungan dengan tim sponsor dan masyarakat, agar semakin dicintai oleh warga Semarang,” imbuh dia. (Ags/Ts)
















