LKPP Tunjuk Pemprov Jateng Sebagai Role Model Pengadaan

oleh

Semarang – INFOPlus. Pemprov Jateng akan menjadi role model pengadaan barang/jasa pemerintah daerah. Hal itu disampaikan Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) Hendrar Prihadi saat bertemu dengan Gubernur Ganjar Pranowo, Kamis (8/6) di Puri Gedeh.

“Ada beberapa hal yang ingin kami diskusikan. Salah satunya adalah kami ingin menunjuk Jawa Tengah sebagai role model untuk konsolidasi pengadaan,” kata Kepala LKPP yang akrab disapa Hendi ini lewat siaran pers diterima Jumat (9/6).

Menurut Hendi, track record dan prestasi Pemprov Jateng di bawah kepemimpinan Ganjar menjadi dasar penunjukan Jawa Tengah sebagai role model pengadaan barang/jasa. Diketahui selama 10 tahun dipimpin Ganjar, Jawa Tengah telah menyabet banyak penghargaan.

INFO lain :  Ganjar Ajak Dubes Jepang Kerja Sama Penanggulangan Bencana

“Jateng sering mendapatkan penghargaan. Kemudian kita lihat Pak Ganjar sangat komunikatif, integritasnya masuk, jadi senafas dengan apa yang sedang kita lakukan di LKPP,” ujar dia.

Selain itu, penggunaan e-katalog di Provinsi Jawa Tengah juga termasuk yang terbaik. Khususnya terkait transaksi dan penggunaan produk dalam negeri.

“Semua pemda kementerian lembaga sudah punya sistem katalog. Yang sekarang kita genjot adalah nilai transaksinya dan kepedulian mereka dalam memakai produk dalam negeri,” ungkap Hendi.

Selanjutnya, Hendi memaparkan bahwa ada lima perintah Presiden Jokowi yang mesti dikerjakan. Yaitu efisiensi, transparan, percepatan, peningkatan penggunaan produk dalam negeri, dan peningkatan UMKM minimal 40 persen.

INFO lain :  Seluruh Akses Tol di Jateng Bakal Ditutup

“Hari ini tayang di e-katalog kami sudah 4,7 juta produk. Jadi kalau dibandingkan tahun lalu yang 2,3 juta berarti sudah lebih 100 persen. Target kami sih di atas 5 juta produk. Untuk efisiensi tahun lalu ada sekitar Rp 5 triliun dan hari ini di bulan Juni sudah mencapai Rp 1,6 triliun. Kami akan terus lakukan upaya-upaya konsolidasi pengadaan,” paparnya.

Terkait transaksi e-katalog LKPP per hari ini sudah Rp 83 triliun lebih. Jumlah itu sudah melewati transaksi tahun lalu. Untuk itu, Hendi optimis transaksi e-katalog akan semakin besar nilainya.

INFO lain :  Kekeringan Meluas, 89 Desa di Grobogan Krisis Air Bersih

Diketahui, pada 2021 lalu Pemprov Jateng telah meluncurkan e-katalog yang diberi nama Blangkon Jateng. E-katalog tersebut memfasilitasi penyedia produk lokal di Jawa Tengah termasuk produk UMKM untuk promosi.

Terbaru, e-katalog di Jawa Tengah juga dimanfaatkan untuk proses percepatan perbaikan jalan rusak. Dengan menggunakan e-katalog, lelang proyek perbaikan jalan bisa dilakukan lebih cepat dan efisien.

Penyedia jasa tinggal mengikuti bidding atau memberikan penawaran dengan mendaftar di e-katalog, kemudian direview. Dalam waktu 2 hingga 3 hari, proyek perbaikan jalan sudah bisa dikerjakan. (Ags/Ts)