Empat Hari Hilang, Sanromi Ditemukan Meninggal di Hutan Cikukur Brebes

oleh

Semarang – INFOPlus. Teka-teki hilangnya Sanromi (72), warga Kecamatan Bantarkawung, Brebes, selama empat hari akhirnya menemukan titik terang. Ia ditemukan di kawasan Hutan Cikukur, namun dalam kondisi meninggal dunia.

Tim SAR gabungan berhasil menemukan Sanromi yang sebelumnya dilaporkan hilang di Hutan Cikukur tak jauh dari rumahnya, Dusun Parasi, Desa Karangpari, Bantarkawung, Brebes. Ia ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Jumat, (26/5) pukul 10.10 WIB.

Upaya pencarian oleh Tim SAR gabungan dalam dua hari terakhir dilakukan dengan membagi tim menjadi dua SRU. SRU 1 melakukan pencarian dengan radius 4 Km di area sekitar punggungan bukit. Dan SRU 2 melakukan pencarian mengikuti aliran sungai di bawah kebun terakhir korban terlihat sejauh kurang lebih 4 Km.

INFO lain :  Pengadilan Negeri Batang dan PMI Gelar Bakti Sosial Donor Darah Sambut HUT Kemerdekaan RI

“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar lokasi kejadian pada koordinat 7°14’36.68″S 108°54’47.88″T. Selanjutnya dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke rumah duka,” tutur Adah Sudarsa, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap.

INFO lain :  Ciptakan Pilada Damai Lewat Stand Up Comedy Kapolres Brebes Cup

Diketahui, Sanromi pergi dari rumah pada Senin (22/05) sekira pukul 10.00 WIB. Korban pergi dari rumah ke daerah persawahan Cikukur mengenakan topi hitam, baju diletakan di pundak dan celana panjang hitam, untuk bertemu Ibu Sartem. Terakhir dilihat pukul 13.00 WIB saat masuk area hutan cikukur. Sampai keesokan harinya atau Selasa (23/5) ia belum juga kembali kerumah sehingga dilakukan pencarian oleh keluarga dan masyarakat setempat. Upaya pencarian hingga pada Rabu (24/5) juga belum membuahkan hasil hingga kemudian dilaporkan ke tim SAR, dan diteruskan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Cilacap.

INFO lain :  Warung Makan Jual Miras Digerebek Polisi Pemalang

“Dengan telah ditemukannya korban, maka secara resmi operasi SAR dinyatakan ditutup. Dengan ucapan terima kasih, seluruh unsur SAR terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” tutup Sudarsa. (Ags/Ts)