Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, memastikan aparatur sipil negara sudah tertib melakukan pelayanan pada masyarakat secara optimal setelah usai menjalani cuti bersama libur Lebaran 2023.
“Kami sengaja melakukan inspeksi mendadak untuk mengecek dan memastikan pelayanan publik usai liburan Lebaran berjalan optimal,” kata Wakil Wali Kota Pekalongan Salahudin di Pekalongan, Kamis.
Meski demikian, kata dia, ada beberapa yang secara umum harus diperbaiki, yaitu petugas front office yang berhadapan langsung pada pelayanan masyarakat yang perlu memakai tanda pengenal atau identitas diri yang jelas.
Menurut dia, hal ini dilakukan untuk mencegah orang tanpa identitas yang jelas melayani masyarakat dengan memberikan pelayanan yang buruk.
Jika hal itu terjadi, kata dia, bisa memungkinkan masyarakat menyuarakan pendapatnya di media sosial terkait dengan pelayanan publik di suatu instansi atau organisasi perangkat daerah itu jelek tanpa langsung ditunjukkan pada oknum tersebut.
“Ini bisa merugikan staf lain yang baik. Tanda pengenal identitas diri ini juga bisa membuat yang bersangkutan dikenal masyarakat,” katanya.
Salahudin mengatakan bahwa pimpinan organisasi perangkat daerah juga harus ikut mengawasi supaya citra instansi bisa terjaga dengan baik.
Apabila ada pegawai yang tidak tertib atau menyalahi aturan, kata dia, pimpinan harus bersikap tegas pada bawahannya agar bisa dicontoh yang baik.
“Kami berharap masyarakat bisa memberikan masukan-masukan yang baik mengenai titik-titik pelayanan publik mana saja yang harus ditingkatkan,” katanya.
Sumber Antara
















