Bawaslu Boyolali Perpanjang Pendaftaran 66 Panwaslu Kecamatan

oleh

Boyolali – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Boyolali telah membuka dan memperpanjang waktu pendaftaran rekrutmen 66 orang panitia pengawas pemilu (panwaslu) kecamatan untuk persiapan Pemilu 2024 di wilayah itu.

“Pendaftaran rekrutmen panwaslu kecamatan awalnya dibuka secara umum di 22 kecamatan hingga batas waktu tanggal 27 September, tetapi karena peminat kurang kemudian diperpanjang lagi hingga tanggal 8 Oktober,” kata Ketua Humas Bawaslu Boyolali, Widodo, di Boyolali, Jateng, Jumat.

Menurut Widodo perpanjangan waktu pendaftaran panwaslu kecamatan tersebut akan ditutup pada tanggal 8 Oktober.

Namun, hingga H-1 penutupan beberapa kecamatan masih sepi pendaftar. Perpanjangan pendaftaran tidak hanya untuk memenuhi keterwakilan jenis perempuan 30 persen tetapi juga pendaftar laki-laki.

Ada sembilan kecamatan di Boyolali yang diperpanjang, yakni Selo, Teras, Banyudono, Ngemplak, Simo, Karanggede, Juwangi, Wonosamudro dan Tamansari.

Hasil rekap sementara pendaftar pada masa perpanjangan hingga Jumat (7/10), bertambah 13 orang, terdiri atas tujuh laki-laki dan enam perempuan.

Menurut dia, sepinya pendaftaran panwaslu kecamatan pada masa perpanjangan tersebut akan dievaluasi. Sebab, sebelumnya Bawaslu telah melakukan sosialisasi pada masyarakat, baik melalui media sosial (medsos) dan lainnya.

Jika jumlah keterwakilan perempuan tidak terpenuhi. Tidak ada perpanjangan pendaftaran lagi dan dilanjutkan dengan pemeriksaan berkas administrasi.

Dia mengatakan jumlah yang mendaftar hingga sekarang total 196 peserta yang terdiri atas 135 laki-laki dan 61 perempuan.

Pengumuman lolos administrasi pada 12 Oktober dan tentu dengan memperhatikan keterwakilan perempuan, kemudian akan dilakukan seleksi computer assisted test (CAT) di SMKN 1 Mojosongo Boyolali pada tanggal 15 Oktober mendatang.

Koordinator Divisi SDM dan Organisasi Bawaslu Boyolali Mahmudi yang juga selaku Ketua Kelompok Kerja Pembentukan Panwaslu Kecamatan mengatakan rekrutmen akan dipilih tiga orang yang menjadi panwaslu kecamatan.

Satu menjadi ketua panwaslu kecamatan dan dua lainnya menjadi anggota sehingga total di Boyolali 66 orang panwaslu kecamatan.

Selain itu, kata dia, masa kerja panwaslu kecamatan hingga dua bulan pascapemilu. Namun, dalam klausul pedoman penyelenggaraan pemilu. Khusus panwaslu terpilih Pemilu 2024 pada Februari bisa ditetapkan kembali, yakni menjadi pawaslu dalam pemilu serentak 2024 pada November.

Sehingga masa kerja panwaslu hampir 26 bulan. Terhitung sejak dilantik nantinya.

Menurut dia, jika aturannya masa kerja panwaslu kecamatan hingga dua bulan pascapemilu, berarti berakhir pada April.

Namun, sepanjang masih memenuhi persyaratan bisa ditetapkan kembali untuk pemilu serentak pada November 2024.

Sumber Antara