Inilah 5 Hacker Terkenal di Dunia

oleh
Ilustrasi Hacker.

INFOPlus – Hacker Bjorka belakangan ini ramai menjadi buah bibir publik. Itu lantaran aksi peretasannya terhadap beberapa lembaga pemerintah atau lembaga plat merah di Indonesia.

Bjorka telah mengungkap data-data sensitif pejabat, institusi, dan warga Indonesia beberapa hari terakhir ini. Terbaru, melalui akun Twitter, hacker tersebut mengungkap data personal lengkap dari Muchdi Pr terkait kematian aktivis hak asasi manusia Munir.

Sebelumnya Bjorka melalui grup Telegram mengklaim telah meretas surat menyurat milik Presiden Joko Widodo, termasuk surat dari BIN. Klaim Bjorka itu disebarluaskan oleh sebuah akun Twitter “DarkTracer: DarkWeb Criminal Intelligence”.

INFO lain :  Memilih Buah Terbaik untuk Pengidap Diabetes

Aksi peretasan semacam ini bukan kali pertama terjadi. Sederet nama hacker terkenal telah merajai dunia teknologi. Siapa saja mereka?

Daftar hacker terbesar di dunia
1. Kevin Mitnick

Seorang tokoh mani dalam hacking Amerika, Kevin Mitnick, memulai kariernya sebagai hacker pada usia remaja. Pada 1981, ia didakwa mencuri manual komputer dari Pacific Bell. Pada 1982, ia meretas Komando Pertahanan Amerika Utara (NORAD), sebuah pencapaian yang menginspirasi film War Games 1983.

Pada 1989, ia meretas jaringan Digital Equipment Corporation (DEC) dan membuat salinan perangkat lunak jaringan tersebut. Karena DEC produsen komputer terkemuka saat itu, tindakan ini menempatkan Mitnick di daftar buronan. Dia kemudian ditangkap dan dipenjara. Selama pembebasan bersyaratnya, Matnick kembali meretas sistem pesan suara Pacific Bell.

INFO lain :  Manfaat Air Alkali untuk Tubuh

Mengutip The Denver Post, Mitnick juga sempat menjadi buron FBI selama beberapa tahun. Hingga Februari 1995 ia berhasil ditangkap karena meretas komputer Tsutomo Shimomura, yang merupakan ilmuwan peneliti.

2. Anonymous

Mengutip Kaspersky, Anonymous memulai aksinya pada 2003 di papan pesan 4chan pada forum yang tak disebutkan namanya. Kelompok ini menunjukkan sedikit organisasi dan secara longgar berfokus pada konsep keadilan sosial. Misalnya, pada 2008 hacker tersebut mempermasalahkan Gereja Scientology dan mulai menonaktifkan situs web mereka sehingga berdampak negatif pada peringkat pencarian mereka di Google dan membanjiri mesin faksnya dengan gambar serba hitam.

INFO lain :  Lima Disainer Indonesia Tampil di London

Pada Maret 2008, sekelompok “Anons” berbaris melewati pusat Scientology di seluruh dunia mengenakan topeng Guy Fawkes yang sekarang terkenal. Seperti dicatat oleh The New Yorker, sementara FBI dan lembaga penegak hukum lainnya telah melacak beberapa anggota kelompok peretas tersebut, kurangnya hierarki nyata membuat hampir tak mungkin untuk mengidentifikasi atau menghilangkan Anonymous secara keseluruhan.