Festival Dalang Cilik di Banyumas untuk Tanamkan Cinta Budaya

oleh
Salah seorang dalang anak, Bayu Irawan memainkan lakon "Brubuh Ngalengka" dalam Festival Dalang Anak dan Remaja Eks Keresidenan Banyumas yang digelar di Gedung Kesenian Sutedja, Purwokerto, Kabupaten Banyumas

“Kalau kita tahun ini tidak mengirim, kasihan anak-anak. Pesertanya bagus-bagus dan bisa dibayangkan anak seusia itu, saya kira lebih suka dengan gadget (gawai, red), tetapi anak-anak ini untuk mencapai ke level ini (menjadi dalang, red.) tidak sederhana, dibutuhkan ketekunan dan tekad yang kuat,” kata Bambang.

Sementara itu, Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga mengatakan terselenggaranya kegiatan tersebut berawal dari komunikasi yang dilakukan pihaknya bersama dengan Ketua Pepadi Korwil Eks Keresidenan Banyumas Bambang Barata Aji.

Saat itu, kata dia, Korwil Pepadi Eks Keresidenan Banyumas menyampaikan keinginannya untuk kembali menyelenggarakan festival dalang anak dan remaja yang sempat terhenti akibat adanya pandemi COVID-19.

INFO lain :  Operasi Antik Candi, Polres Batang Ringkus 20 Pemakai dan Pengedar Narkoba

“Tahun ini (Pepadi) memberanikan diri untuk menyelenggarakan festival ini. Tujuannya untuk melestarikan budaya bangsa, khususnya wayang di lingkungan generasi muda, anak-anak dan remaja,” katanya.

INFO lain :  Pengusaha Asal Solo Laporkan 2 Pimpinan PT Sinarmas ke Bareskrim

Selain itu, kata dia, dalam rangka meramaikan Hari Ulang Tahun Ke-61 Korem 071/Wijayakusuma.

Dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, lanjut dia, pihaknya tidak sendiri karena didukung juga oleh elemen masyarakat lain, baik pemerintah daerah maupun Kepolisian Republik Indonesia supaya terselenggara dengan baik.

INFO lain :  Sopir Travel di Pekalongan Curi Kain-Gamis hingga Ratusan Juta

“Tujuan lainnya yang paling penting adalah untuk kemanunggalan TNI, Polri, dan masyarakat,” katanya.

Danrem mengharapkan melalui kegiatan tersebut dapat dicari bibit-bibit dalang karena generasi muda khususnya anak-anak akan menjadi penerus bangsa.

“Dengan demikian, budaya bangsa khususnya pewayangan dapat tumbuh dan berkembang di tengah gempuran nilai-nilai budaya dari luar,” katanya.

Sumber Antara