Pemkot Pekalongan Bangun 2 Stasiun Pompa Air Rp3 Miliar

oleh

Pekalongan – Pemerintah Kota Pekalongan, Jawa Tengah, segera membangun dua stasiun pompa air senilai Rp3 miliar untuk mencegah banjir dan rob di wilayah Kelurahan Tirto, Bremi, dan Meduri, Kecamatan Pekalongan Barat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Pekalongan Bambang Sugiharto di Pekalongan, Senin, mengatakan bahwa alokasi anggaran sebesar Rp3 miliar tersebut berasal dari pos dana Bantuan Keuangan Pemprov Jateng.

“Pertimbangan pemkot membangun dua stasiun pompa itu karena di wilayah Tirto menjadi salah satu titik genangan rob yang cukup parah saat air pasang, serta banjir saat hujan karena lokasinya berada di dekat bantaran sungai Meduri,” katanya.

Ia yang didampingi Teknik Pengairan Muda DPUPR Kota Pekalongan Donny Agung Prihanto mengatakan saat ini proses pembangunan dua stasiun pompa itu memasuki tahap evaluasi, di mana untuk rencana surat perintah kerja (SPK) dijadwalkan pada tanggal 1 Agustus 2022.

Adapun untuk pekerjaan fisik pembangunan dua stasiun pompa tersebut, kata dia, ditargetkan selesai selama lima bulan yaitu Agustus-Desember 2022.

“Kami berharap dengan dibangunnya dua stasiun pompa, nantinya dapat mengurangi genangan air di wilayah Tirto, Meduri, maupun Bremi,” katanya.

Dikatakan, saat ini pemkot telah memiliki 27 stasiun pompa, di antaranya 24 pompa lainnya beroperasi setiap hari untuk menyedot rob di sejumlah titik yang tergenang air.

Kapasitas rata-rata stasiun pompa yang dimiliki Kota Pekalongan, kata dia, untuk skala wilayah sekitar 300-1200 liter per detik.

“Oleh karena itu, kami berharap masyarakat ikut merawat stasiun pompa itu. Jika kondisi pompa rusak dan tidak bisa ditangani oleh penjaga maka kami akan mendatangkan teknisi perbaikan pompa,” katanya.

Sumber Antara