Mural ‘Orang Miskin Dilarang Sakit’ di Solo Dihapus Petugas

oleh

Solo – Aksi corat-coret vandalisme yang berisi kritik dan menyinggung pemerintah terlihat di beberapa tembok di wilayah Kota Solo, Jawa Tengah. Salah satunya seperti yang terlihat di kawasan Jalan Kusumoyudan, Banjarsari.

Pada Selasa (24/8/2021), tulisan-tulisan tersebut di antaranya berbunyi, ‘2021 Perang Tanpa Musuh’ yang ditulis menggunakan cat semprot warna biru dan ‘Pray For PKL, Indonesiaku Lagi Sakit’. Ada juga corat-coret ‘Orang Miskin Dilarang Sakit #RIP Pemerintah’ di bidang tembok toko yang terletak di pojok perempatan di Jalan Sutan Syahrir kawasan Pasar Legi.

Warga sekitar mengaku tidak mengetahui siapa dan kapan corat-coret itu dibuat. Namun warga mengaku sudah melihat tulisan itu ada sejak beberapa hari yang lalu.

INFO lain :  Mabuk di Palang Joglo Gerombolan Remaja Diamankan

Tidak tahu kapan tulisan itu ada, tidak memperhatikan tulisannya,” kata salah seorang warga yang enggan menyebutkan namanya, Selasa (24/8/2021).

INFO lain :  543 Orang Masuk Solo Saat Pengetatan Mudik, Ada yang Kena Corona

Satpol PP langsung bertindak dan langsung menutup tulisan yang terpampang di tiga tembok tersebut dengan cat warna krem hari ini. Kepala Satpol PP Kota Solo Arif Darmawan menyampaikan aksi tersebut menyalahi Perda nomor 10 tahun 2015.

Arif mengaku kecolongan atas kejadian ini. Selama ini, jajarannya fokus terhadap penertiban pelaksanaan PPKM.

INFO lain :  37.449 Orang Serempak Baca Teks Pancasila di Boyolali

“Kami agak lengah karena full di PPKM, sehingga untuk pengawasan agak kendor,” tuturnya.

Dia juga menyampaikan, akan menggiatkan patroli rutin untuk mencegah berulangnya aksi vandalisme.

“Kami akan tingkatkan patroli dan melibatkan linmas dari kelurahan. Untuk vandalismenya kami mengarahkan kelurahan dan pemilik gedung untuk mengecatnya,” tutup Arif.

Sumber Detik