Balita di Klaten Tewas Usai Hanyut di Saluran Air

oleh -30 views

Klaten – Seorang balita usia 2 tahun warga Desa Pundungsari, Kecamatan Trucuk, Klaten, ditemukan tewas usai hanyut di saluran air depan rumahnya. Jenazah korban ditemukan tim SAR gabungan terbawa arus sejauh 3 kilometer.

“Sekitar pukul 12.10 WIB, survivor ditemukan di wilayah Dukuh Salamrejo, RT 3/RW 1, Desa Tlingsing, Kecamatan Cawas, Klaten. Lokasi penemuan (jenazah) diperkirakan sejauh 3,483 meter dari lokasi kejadian pertama (LKP),” ujar Komandan SAR Kabupaten Klaten, Irwan Santosa, Jumat (18/6/2021).

Irwan menyebut tim SAR gabungan sempat melakukan pemantauan di beberapa titik. Dimulai dari saluran dekat rumah korban, dam Widoro, dam Kabul, dam Balong, hingga jembatan Plumpung. Untuk diketahui saluran air itu bermuara di Sungai Mlese.

“Beberapa dam dan jembatan kita cermati dan dilakukan pencarian. Termasuk langkah pendukung memantau di Sungai Dengkeng, Jembatan Mojo, Solo dan Jembatan Bacem, Sukoharjo dan akhirnya bisa ditemukan meninggal,” jelas Irwan.

Balita Hilang

Balita perempuan itu dilaporkan hilang pada Kamis (17/6) sore. Sebelumnya korban sempat bepergian bersama ibu dan neneknya dan tiba di rumah pukul 15.30 WIB kemarin.

“Pukul 15.30 WIB, survivor tiba di rumah setelah bepergian dari wilayah Kecamatan Trucuk bersama ibunya dan neneknya. Setelah memarkir mobil ibunya masuk rumah dan korban bersama neneknya, tapi neneknya juga menyusul masuk,” tutur Irawan.

Setelah ditinggal nenek dan ibunya masuk, korban diduga hanya bermain di depan rumah. Namun, saat dicari keluarganya korban tidak ketemu.

“Kita dapat laporan pukul 16.00 WIB lalu mengirim tim perintis, menyiapkan posko, observasi dan berkoordinasi dengan potensi SAR setempat,” lanjut Irwan.

Sementara itu, salah seorang tetangga korban, P (46), menyebut saat peristiwa itu terjadi ketinggian air di saluran depan rumah korban mencapai lebih dari satu meter. Ketinggian air itu terjadi karena sehari sebelumnya terjadi hujan deras di wilayah Klaten.

“Malamnya hujan deras sehingga saat kejadian air di saluran sekitar 1,2 meter, deras dan hampir penuh. Saluran tidak ada pagarnya,” ujar P.

P menyebut korban diketahui hilang pada pukul 15.30 WIB. Peristiwa hilangnya korban pun terjadi sangat cepat.

“Baru ditinggal lima menit masuk rumah tidak ada, lalu dicari ke tetangga tidak ketemu. Saya juga kaget wong baru saja masuk rumah pada bingung mencari,” lanjut P.

Sumber Detik

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.