Tahan Diri Dulu, Hingga Situasi Memungkingkan

oleh
oleh

WONOGIRI – Kabupaten Wonogiri masuk ke dalam zona kuning persebaran kasus Covid-19. Meski telah memasuki zona berisiko rendah, Plt Bupati Wonogiri Edy Santosa meminta masyarakat untuk menahan diri untuk tidak berwisata pada libur panjang pekan depan.

Menurut Edy, saat berwisata akan berpotensi untuk menimbulkan kerumunan yang dapat memunculkan klaster baru. Sebagai antisipasi, hingga saat ini Pemkab Wonogiri belum membuka objek wisata di daerahnya.

“Tahan dulu lah. Kalau nanti kondisinya sudah memungkinkan tentu bakal segera dibuka. Ini demi masyarakat juga, kita tidak mau ada klaster-klaster baru,” ujarnya, Jumat (23/10).

INFO lain :  Bobol Alfamart, Maling ini Gondol 600 Bungkus Rokok dan Uang Rp23 Juta

Berdasarkan informasi dari laman resmi Kabupaten Wonogiri pada Kamis (22/10/2020) pukul 13.00 WIB, Kabupaten Wonogiri masuk zona kuning, namun ada beberapa daerah yang berbatasan dengan Wonogiri yang masih masuk di zona oranye.

Di antaranya Kabupaten Gunungkidul, Kabupaten Sukoharjo dan Kabupaten Karanganyar. Sedangkan Kabupaten Magetan, Kabupaten Pacitan dan Kabupaten Ponorogo masuk zona kuning. Zona kuning merupakan daerah berisiko rendah, sedangkan zona oranye merupakan daerah berisiko sedang penularan Covid-19.

INFO lain :  Kenaikan Pangkat dan Pelepasan Anggota Purna Tugas Polres Pekalongan

Menurut Edy, kembalinya Wonogiri masuk zona kuning karena bisa menekan laju pertambahan kasus Covid-19.

“Kami pemerintah berharap masyarakat tetap waspada dan tidak abai dengan protokol kesehatan. Kita bisa menekan laju pertambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19. Selain itu, angka kesembuhan saat ini juga cukup tinggi,” ungkap Edy.

Menurut dia, dalam dua hari belakangan ini di wilayahnya tidak ditemukan kasus terkonfirmasi positif Virus Corona. Meskipun begitu, pihaknya meminta masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

INFO lain :  Politisi: Unggul di Survei Bukan Jaminan Menangi Pilpres 2024

“Tapi saya menilai imbauan yang diberikan pemerintah dilaksanakan oleh masyarakat dengan baik. Alhamdulillah karena laju penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 bisa ditekan dengan upaya bersama. Meskipun begitu, kami minta seluruh lapisan masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan. Upaya pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 ini tidak hanya tugas pemerintah, tapi juga masyarakat,” tegasnya.(gir)