Meski Pandemi, Imunisasi Tak Boleh Berhenti

oleh
oleh

TEMANGGUNG – Meski di tengah pandemi Covid-19, imunisasi pada anak harus tetap diberikan. Sebab, imunisasi menjadi hak anak agar terlindungi dari berbagai penyakit yang bisa dicegah oleh imunisasi.

Seperti yang dilaksanakan oleh Posyandu Dusun Ketitang, Desa Ketitang, Kecamatan Jumo yang melaksanakan imunisasi balita, bertepatan dengan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS).

Kepala Desa Ketitang, Geri Setiawan, mengatakan ada 25 orang ibu dan anak yang hadir dan mengikuti posyandu dan imunisasi yang dimulai pada pukul 09.00 WIB. Imunisasi itu untuk memberikan perlindungan kepada balita dari penyakit campak dan penyakit menular lainnya, serta memberikan antibodi kepada anak.

INFO lain :  Desy Ratnasari Bertanya ke Mas Nadiem: Anggaran Gaji PPPK di 2021 kok Enggak Ada?

Pelaksanaan imunisasi menerapkan protokol kesehatan. Jarak setiap tempat duduk tunggu antrean diatur minimal satu meter, ibu-ibu dan balita juga terlihat menggunakan masker dengan benar, dan mencuci tangan dengan sabun sesampainya di Posyandu.

INFO lain :  Balita di Cilacap Positif Corona

Posyandu dan imunisasi yang selalu digelar setiap satu bulan sekali tersebut berjalan dengan lancar. Balita yang sudah dicatat dan menunggu antrean, satu per satu dipanggil, kemudian ditimbang dan diberi imunisasi oleh para petugas Posyandu.

“Selain pemberian imunisasi, Posyandu juga memberikan asupan kesehatan seperti pemberian vitamin A dan vitamin C, serta pemberian makanan tambahan (PMT) berupa buah-buahan, sayuran bergizi, dan biskuit,” ujar Geri, Selasa (6/10).

INFO lain :  Kakek Pemotor Tewas Tertabrak Mobil di Jalan Solo-Semarang Boyolali

Di samping imunisasi, petugas Posyandu Ketitang juga memberikan penyuluhan mengenai kesehatan ibu dan balita.

“Penyuluhan kepada ibu-ibu ini agar sang ibu memiliki pengetahuan dan pengalaman yang baik dalam mengurus dan mendidik anaknya,” tandasnya.(gun)