SEMARANG – Polda Jateng bersama Polrestabes Semarang mendirikan dapur umum dalam rangka penanganan Covid 19 di gereja Blenduk Semarang. Upaya ini dilakukan untuk membantu masyarakat yang terdampak Covid 19.
Wakapolda Jateng Brigjen Pol Abiyoso Seno Aji mengatakan, dampak pandemi corona virus (Covid-19) telah merambah sektor sosial-ekonomi masyarakat. Pemberlakuan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mengakibatkan penghasilan masyarakat menyusut drastis. Terutama masyarakat harian yang berpenghasilan tidak pasti.
“Kami mengimbau kepada masyarakat kalau ada keperluan yang mendesak silahkan keluar rumah dan apabila sudah didapat keperluan tersebut silahkan kembali ke rumah, upaya ini untuk menekan meluasnya bahaya Covid 19,” tutur Wakapolda Jateng, Kamis (18/6).
Petugas gabungan mulai menyiapkan makanan yang akan dibagikan mulai pukul 06.00 dengan mengutamakan protokol kesehatan, juru masak tetap menggunakan masker dan sarung tangan.
Setidaknya ada 300 bungkus makanan disiapkan dan dibagikan pada warga kawasan kota lama Semarang Utara. Warga juga diminta tak bergerombol dan nasi dibagikan untuk menghindari kerumunan.
Lebih lanjut, Abi mengatakan, dalam situasi Covid-19 TNI Polri dan Pemda berjibaku dan berbuat yang merupakan kepedulian dan perhatian untuk masyarakat.
“Ini serentak di seluruh jajaran Polda Jateng, jadi Kabupaten Kota melakukan hal yang sama,” imbuh mantan Kapolrestabes Semarang ini.
Dia menyebut, dapur lapangan yang didirikan ini bergerak secara dinamis. Di Semarang sendiri, dapur lapangan minggu ini dilaksanakan di Kota Lama Semarang.
Kemudian, minggu berikutnya begitu pun seterusnya, akan dilakukan mengelilingi seluruh kecamatan yang ada di Kota Semarang ini, begitu juga di seluruh Jateng,” terangnya.
Di Kota Semarang, kata Abi, titik pendirian dapur lapangan ada sebanyak 46 titik. Sementara se Jateng totalnya ada 13.600 titik dapur lapangan. (mht)














