BATANG – Bupati Batang Wihaji meminta seluruh kepala desa untuk memastikan ketepatan penerima bantuan sosial tunai (BST).
Selanjutnya, rumah penerima manfaat akan dipasang stiker sebagai bentuk transparansi.
“Istilahnya tidak ada dusta di antara kita,” katanya, Senin (8/6).
Bupati menyatakan, bantuan dobel akan dikembalikan. Pihaknya juga menghentikan sementara penyaluran BST yang bersumber dari APBD Kabupaten Batang, sampai konfirmasi data ganda penerima dan tidak tepat sasaran selesai.
“Sebelum urusan ini selesai saya tidak mau menyalurkan dulu,” tuturnya.
Ke depan, masih ada bantuan bagi warga terdampak Covid-19 berupa Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bagi 16.515 KK, dengan tambahan 9.000 data penerima baru dari Pemerintah Provinsi.
Oleh karenanya, Wihaji berpesan jika ada warga miskin yang belum mendapatkan bantuan, bisa segera melapor.
“Warga miskin dipastikan mendapat BST. Kalau memang ada warga miskin yang belum dapat, kita masih punya cadangan 2.386 penerima manfaat yang tidak diambil, yang bisa kita ganti penerimanya,” pungkasnya.(mht)















