Ditemukan 1.868 Data Ganda Penerima Bantuan

oleh
oleh

BATANG – Sebanyak 25 keluarga penerima manfaat menolak bantuan sosial tunai terdampak virus corona jenis baru (Covid-19).

Mereka yang menolak, merasa sudah tidak berhak mendapatkan bantuan itu dari pemerintah.

Bupati Batang Wihaji mengatakan, jumlah penerima manfaat dana BST di Kabupaten Batang sebanyak 21.328 keluarga.

“Berdasar hasil evaluasi ada data ganda 1.868 keluarga. Adapula yang tidak atau belum mengambil BST 375 keluarga, dan pindah luar kota 106 keluarga,” katanya, Sabtu (6/6).

INFO lain :  Polres Banyumas Razia Minuman Beralkohol

Wihaji pun meminta data yang tidak tepat sasaran mendapat BST agar segera melaporkan ke pemkab dan juga data penerima ganda.

“Cukup banyak BST untuk warga terdampak Covid-19 yang masih tidak tepat sasaran,” sebutnya.

Atas dasar itu, katanya, perlu adanya kesadaran dari masyarakat mampu agar tidak menerima bantuan itu. Sehingga dana bantuan itu bisa disalurkan kepada yang berhak.

INFO lain :  Tukang Diesel Tewas Kesetrum Listrik di Pekalongan

“Saya akui ada banyak BST yang tidak tepat sasaran, kalau yang sumbernya dari APBD II pasti dievaluasi. Demikian juga data BST yang bersumber dari pemerintah pusat dan provinsi perlu diperbaharui, serta diperbaiki,” katanya.

INFO lain :  Pemkab Banyumas Larang Acara Hajatan Mulai 24 Juni

Wihaji memerintahkan pemerintah desa agar menempelkan stiker data BST di rumah masing-masing penerima manfaat.

Penempelan stiker di rumah penerima manfaat itu, kata dia, sebagai langkah transparansi dalam pelaksanaan program tersebut.

“Bagi warga terdampak dan patut menerima BST bisa dimungkinkan masuk data baru. Namun, bagi yang dinilai sudah mampu agar mengembalikan dana bantuan itu,” tandasnya. (mht)