Pangkas Lagi Anggaran, Hingga Rp277 Miliar

oleh
oleh

SOLO – Pemkot Solo terus melakukan pemangkasan anggaran tahun 2020 untuk penanganan Covid-19.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo mengatakan, pemangkasan ini diperlukan karena pendapatan pemerintah juga turun akibat dampak Covid-19.

Pemangkasan yang dilakukan mencapai Rp277 miliar. Beberapa sektor yang terkena pemangkasan yakni kegiatan rutin, anggaran perjalanan dinas, bimbingan teknis (bintek) hingga pelatihan-pelatihan bagi aparatur sipil negara (ASN).

INFO lain :  Penjagaan Pintu Masuk Markas Polisi Diperketat

”Kami juga memangkas anggaran untuk gaji ke-13. Totalnya sampai Rp 30 miliar dari sumber gaji ke-13,” ujarnya, Minggu (3/5).

Rudy menambahkan, Pemkot Solo telah pasti mengambil langkah menggunakan anggaran gaji ke-13. Pasalnya hingga saat ini belum ada keputusan presiden untuk gaji ke-13.

”THR saja kemarin tidak semua, PNS dengan eselon I dan II tidak dapat THR,” bebernya.

INFO lain :  Rp92 Miliar untuk Bayar Tanah Jalur Tol Solo-Yogya

Selain itu pendapatan Pemkot Solo saat ini mengalami penurunan drastis. Sejumlah anggaran proyek fisik dipangkas. Selain itu dana bantuan dari pusat pun juga dipangkas 10-25 %.

Jika pemangkasan yang dilakukan tidak mencukupi untuk menangani covid-19, Pemkot Solo mengharapkan partisipasi masyarakat.

Sebab penggalangan dana dari masyarakatlah satu-satunya dana yang bisa diharapkan bisa membantu covid-19.

INFO lain :  Angka Kredit Macet Perbankan di Solo Naik Akibat Ekonomi Lesu

”Ya satu-satunya jalan kalau masih kurang pakai dana dari masyarakat. Masyarakat yang melakukan penggalangan dana untuk menangani wabah covid-19 ini,” ucapnya.

Sebelumnya Pemkot Solo telah menyalurkan bantuan paket sembako bagi warga miskin dan rentan miskin di kota Solo. Total anggaran yang dikeluarkan tiap bulan mencapai Rp10 miliar untuk alokasi bantuan pangan bagi warga terdampak. (mht)