Ada 3 Gerbong Besar dalam Mutasi Perwira Polri

oleh
oleh

JAKARTA – Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menilai ada pergerakan 3 gerbong besar dalam mutasi besar-besaran yang dilakukan oleh Kapolri Jenderal Pol Idham Azis.

Yakni gerbong Presiden Joko Widodo (Jokowi), gerbong Kepala BIN Budi Gunawan, dan gerbang Kapolri sendiri.

“IPW melihat dalam mutasi ini ada tiga gerbong besar yang bergerak,” kata Neta.

Neta menjelaskan, gerbong Jokowi yakni naiknya Brigjen Pol Ahmad Luthfi sebagai Kapolda Jawa Tengah. Sedangkan gerbong Kapolri yakni naiknya Brigjen Pol Dedi Prasetyo sebagai Kapolda Kalimantan Tengah dan Irjen Pol Fadil Imran yang mendapat promosi Kapolda Jawa Timur. Dan gerbong Budi Gunawan yakni Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel yang mendapat promosi menjadi Kabaintelkam.

INFO lain :  Peringatan HBA dan IAD, Kejati Jateng Gelar Nikah Massal Diikuti 21 Pasangan Mempelai, Diarak Keliling Simpanglima

Neta mengatakan, rotasi besar-besaran di internal Polri merupakan sesuatu yang wajar. Namun, dia mengingatkan kepada Polri melalui rotasi ini bisa menjadi cara meningkatkan kualitas Polri dalam melayani masyarakat.

IPW menilai tantangan Polri ke depan akan semakin berat. Terlebih dengan berlangsungnya pandemi Covid-19 membuat ekonomi terpuruh. Akibatnya ancaman PHK kepada para pekerja berpotensi meningkat.

INFO lain :  Sosialisasi Lemah, Jateng Dinilai Tak Siap New Normal

“Artinya, ke depan Polri tidak sekadar menghadapi tingkah pola para kriminal, tapi ancaman konflik sosial sebagai dampak pademi Covid-19, patut dicermati,” kata Neta.

“Apalagi saat ini sudah ada pihak yang menamakan dirinya Anarcho yang memprovokasi massa untuk membuat kerusuhan. Sehingga intelijen kepolisian dituntut bekerja keras untuk melakukan antisipasi dan deteksi dini,” tandasnya.

Diketahui, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis melakukan perombakan besar-besar di struktur internal Polri. Total ada 47 polisi berpangkat Jenderal dan ratusan Perwira Menengah (Pamen) yang mendapat promosi jabatan baru.

INFO lain :  Jateng Optimalkan Program OPD Tangani Kemiskinan Ekstrem


Mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1377/V/KEP/2020 tertanggal 1 Mei 2020 yang ditandatangani oleh Wakapolri Komjen Pol Gatot Eddy Pramono. Nama-nama beken pun termuat dalam telegram ini.

“Mutasi adalah hal yang alami dalam organisasi Polri sebagai tour of duty and tour of area, penyegaran, promosi, dan dalam rangka meningkatkan performa kinerja organisasi menuju SDM unggul dan promoter,” kata Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Argo Yuwono. 

Sumber : Jawapos.com