Perlintasan KA Tanpa Palang Pintu di Pemalang Makan Korban. Dua Tewas

oleh
oleh

PEMALANG – Kecelakaan maut terjadi di perlintasan tanpa palang pintu di Widodaren, Kabupaten Pemalang, Senin (2/12).

Sebuah mobil Avanza ditabrak kereta api saat melintas. Akibatnya, dua penumpang mobil tewas di lokasi kejadian.

Korban meninggal atas nama Jawad (45), warga Grobogan dan Suntoyo (42) warga Pemalang. Sedangkan satu penumpang selamat yakni Slamet (30), warga Pemalang.

Peristiwa tersebut melibatkan KA Menoreh dengan nomer Loco CC 203 9808 (Jakarta – Semarang) dengan masinis Toip Trihanto (43) dari Depo Semarang, dengan KBM Toyota Avanza Nopol B-1361-BIH, pada Senin pukul 00.30 wib.

INFO lain :  Rampok Berpistol Gasak Rp 24,6 Juta di BRI Pasar Merden Banjarnegara

“Awalnya mobil yang dikemudikan oleh korban melaju dari arah selatan. Diduga kurang waspada, saat melintasi jalur double track, kendaraan korban tertabrak kereta,” kata Kasatlantas Polres Pemalang AKP Harman R Sitorus.

Pengemudi mobil diduga tidak mendengar peringatan adanya kereta yang tengah melaju ke arahnya. Karena jarak semakin dekat, benturan mobil dengan kereta yang datang dari arah Jakarta menuju Semarang), tidak bisa dihindari lagi.

“Pengemudi dan penumpang KBM Toyota Avanza meninggal di lokasi kejadian,” jelasnya

INFO lain :  Polres Grobogan Bekuk Kawanan Pengedar Uang Palsu

.

Korban selamat, Slamet mengatakan, waktu itu mobil di tengah rel kereta tiba-tiba mati.

“Saat saya lihat ke samping, ada kereta mau melintas,” katanya.

Sedianya, saat itu dia meminta agar kedua rekan-rekannya di dalam mobil untuk melompat, karena kereta sudah mulai mendekat.

Namun kedua temannya masih berusaha menyalakan mesin mobil tersebut.

Begitu kereta sudah semakin dekat, kedua teman Slamet meminta dirinya untuk lompat keluar dari mobil.

Karena posisi mereka tidak memungkinkan untuk keluar dan sudah terlihat pasrah.

INFO lain :  Curi Smartphone, Remaja ini Meringkuk di sel

“Mereka bilang supaya saya cepat lompat dari mobil. Begitu saya keluar, kereta langsung menyambar,” bebernya.

Tak pelak, dia melihat sendiri kondisi saat itu mobil yang ditumpangi kedua temannya terseret hingga ratusan meter. Setelah kereta berlalu, dia pun melihat kondisi kedua temannya dan meminta bantuan warga.

Nahas bagi Jawad dan Suntoyo yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jasad mereka pun langsung diangkut dibawa ke Rumah Sakit Siaga Medika Pemalang untuk proses pemeriksaan.

(mht)