Akibat Film Dewasa, Aku di Penjara

oleh

Memiliki ketertarikan pada dunia seks dan pornografi membuatnya kecanduan film dewasa. Dibesarkan di lingkungan keluarga yang sibuk bekerja, ia menjalani hari-harinya dengan sekolah.

Menapaki masa pencarian jati dirinya dengan menggumuli segala hal tentang seks, pemikirannya semakin bebas. Ketertarikannya yang besar pada seks mulai terpupuk saat memasuki usia 12 tahun hingga akhirnya ia kecanduan film dewasa.

Hal ini tidak mudah lantaran, hasrat besar yang ia miliki seakan jadi malapetaka bagi dirinya. Wawan di satu sisi memiliki keinginan kuat untuk mencari tahu dan melakoni segala hal tentang seks.

Namun ia tidak menampik hasrat besarnya ini seakan menjadi aib bagi dirinya sendiri. Pergolakan batin itu adalah masa lalu. Obsesi besar pada seks dan pornografi menjadikannya harus meringkuk di jeruji besi.

INFO lain :  Germo Kencan Sex

Wawan, sebut saja demikian. Remaja 18 tahun, warga Semarang Barat, Kota Semarang. Kisah-Ku terjadi 15 Agustus 2016 siang silam di sebuah rumah di Jalan Mahesa Selatan Pedurungan Kota Semarang. Masa itu menjadi saat terakhir perjalanan seks ku.

Hari itu, berawal pagi sekitar pukul 08.00, aku diajak pacarku, sebut saja Cici. Cici, saat itu masih berusia 13 tahun dan duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) di daerah Kedungmundu Semarang. Cici duduk di kelas 3. Cici kukenal, Juni 2016 usai dikenalkan temanku Jeny.

INFO lain :  Kisah-Ku : Aku Menikmati Persetubuhan Itu

Cici mengajakku lari bersama lari bersama di Mugas Semarang. Awalnya Cici menemui Jeny untuk pergi ke sekolahan. Namun Jeny tidak mau dan mengajak untuk lari pagi saja di Lapangan Mugas Semarang.

Akhirnya mereka tidak jadi pergi ke sekolahan melainkan pergi ke Lapangan Mugas Semarang. Di antara temannya, keduanya tiba di Lapangan Mugas Semarang. Di sana Jeny lalu menghuhungi temannya, Bastian untuk ikutan lari pagi di Mugas Semarang.

Dengan mengendarai mobil, meski belum punya SIM, aku mengantar Cici, Bastian dan Jeny pulang. Dari rumah Jeny, kami lanjut me gantar Jeny ke gereja.

Sembari menunggu Jeny di gereja, Cici, Bastian dan Wawan menunggu di Sri Ratu Mall. Setelah acara gereja selesai kemudian bersama-sama lagi menjemput Jeny.

INFO lain :  Tetanggaku Datang Saat Punyanya Tegang

Sekitar pukul 12.00 usai menjemput Jeny, Cici, Bastian pergi ke rumah orang tua Wawan di Mahesa Selatan Pedurungan. Tiba di rumahnya, Wawan menyuruh Cici, Jeny dan Bastian masuk ke dalam kamarnya. Kami sudah terbiasa bersama.

Di dalam kamar, aku langsung mengambil dan menekan tombol on laptop ku. Kubuka folder, berisi beberapa file film koleksiku.

Aku mengajak mereka menonton film dewasa yang ada di laptop. Ajakan itu disetujui Cici, Jeny dan Bastian. Maklum saja, kami sudah terbiasa melakukan hal itu.