REMBANG – Kecelakaan beruntun terjadi di jalur Pantura tikungan depan SD N Desa Trahan Kecamatan Sluke, Sabtu (4/5/2019) sekira pukul 20.30 WIB lalu. Kecelakaan melibatkan bus Widji dengan dua mobil, salah satu dikendarai Wakil Ketua DPRD Rembang, Gunasih.
Informasi di kepolisian menyebutkan, semula bus yang dikemudikan Arip Priyanto (40 tahun) warga Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Jawa Timur melaju dari arah timur (Surabaya) menuju Semarang. Sesampainya di lokasi kejadian, bus menyalip kendaraan lain di depannya.
Namun, diduga tak menyadari, dari arah berlawanan, melaju Kijang Innova yang dikemudikan Gunasih (44). Jarak yang dekat menjadikan Gunasih, warga Desa Sendangmulyo, Kecamatan Sluke itu panik tak bisa menghindari. Bus dan Innova saling tabrakan.
Setelah tertabrak bus, Innova terdorong dan menabrak mobil pikap di belakangnya, yang dikemudikan Suwarno (41 tahun), warga Desa Sanetan, Kecamatan Sluke.
Kepala Desa Trahan, Kecamatan Sluke, Sunaryo mengatakan kondisi jalan di TKP menikung. Usai mendengar suara tabrakan cukup keras, masyarakat sekitar langsung ke TKP menolong korban.
“Beberapa kali di situ terjadi kecelakaan. Namun ya kecelakaan ringan, baru ini gak parah. Kebetulan warga situ ya kenal semua sama korban, jadi ya langsung bersama-sama menolong,” kata Sunaryo.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, AKP Roy Irawan menyatakan angka kecelakaan lalu lintas di Rembang belakangan cenderung meningkat. Selain disebabkan kelalaian manusia (human eror), faktor peningkatan jumlah kecelakaan juga turut mempengaruhi.
“Kendaraan tambah, sedangkan panjang jalannya tetap. Kami akan tetap berupaya menekan kecelakaan lalu lintas, dengan berbagai langkah. Khusus kejadian di Desa Trahan ini, sopir bus Widji sudah kami amankan, untuk dimintai keterangan,” ujar Roy.
Diungkapnya, dari peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut, tiga orang menjadi korban dan menderita luka-luka. Semuanya merupakan penumpang Innova. Masing-masing Nur Diana (45 tahun) yang luka patah pergelangan tangan, Gian Muh Faeza (6 tahun) cidera pada dahi dan dijahit. Serta Gian Riskia (17 tahun) mengalami patah tulang lengan kiri. Korban adalah isteri dan anak-anak Gunasih.
Sedangkan Gunasih sendiri, kondisinya selamat. Tapi ia bersama keluarganya mendapatkan perawatan di rumah sakit.dit
















