Anggaran DKT Dipangkas, Seniman Kota Tegal Protes

oleh

Tegal – Tahun 2019 Dewan Kesenian KotaTegal  (DKT), Jawa Tengah tanpa anggaran kegiatan.

“Organisasai yang dibentuk oleh Pemerintah Kota Tegal, Tahun 2019 ini menjadi stagnan. Setelah setahun melakukan kegiatan dengan ketersediaaan anggaran dan telah dipertanggungjawabkan,” kata Ketua Dewan Kesenian Kota Tegal, Yono Daryono, Senin (4/4/2019).

Yono Daryono menjelaskan, DKT periode 2018-2021 dibentuk setelah tiga tahun DKT mati suri, dan diawali dengan pembentukan DKT caretaker.

Hanya beberapa komite seperti komite film dan teater masih bisa eksis. Komite film yang telah memiliki alat-alat pemutaran film di ruang terbuka masih melakukan pemutaran film-film yang direkomendasikan oleh Pusbangfilm (Pusat Pengembangan Perfilman Kemendikbud RI).

INFO lain :  Perayaan Waisak Tak Diselenggarakan di Borobudur

Komite teater masih melakukan workshop bekerjasama dengan SPASI dan persiapan Festival Teater Nasional di Jakarta mewakili Jawa Tengah.

Ketidak tersedianya anggaran tahun 2019 sangat disesalkan oleh kalangan seniman. DKT telah melakukan kaderisasi pada seniman-seniman muda melalui workshop dan penerbitan antologi bagi seniman pemula.

Di Kota Tegal nyaris kurang adannya kaderisas seniman. Itulah sebabnya DKT  lebih banyak berupaya “membentuk” seniman-seninam muda yang berbakat.

INFO lain :  13.800 Napi di Jawa Tengah Mulai Divaksin

Pengurus DKT sudah membuat RAB untuk anggaran 2019 dan didistribusikan sesuai mekanime kepada Walikota Tegal tembusan kepada Sekda selaku ketua TIM TAPD, Kepala Bakuda, Kepala Dinas Dikbud, dan Kepala Dinsos Kota Tegal. Rancangan Anggaran tersebut diserahkan sebelum jatuh tempo bahkan sebagian komite kerja lembur untuk menyelesaikan RAB tahun 2019.

Oleh  Dikbud anggaran itu diusulan Hibah, sebelumnya kami konsultasi ke Sekretaris Bappeda mengenai persyaratan hibah. Namun ditingkat TIM anggaran katanya mengingat DKT ini baru berusia satu tahun tidak dibolehkan hibah. Jadi setelah tiga tahun fokum dianggapkan kita tidak pernah memiliki DKT.

INFO lain :  Tertimbun Longsor di Cilacap, Bayi 6 Bulan Selamat

“Yang jadi pertanyaan kami, mengapa setelah ditolak hibah tidak dianggarkan  pada kegiatan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan? Kata Yono.

Diperoleh informasi anggaran Dikbud tahun ini turun 350 juta, itu yang tahun lalu untuk anggaran DKT dan tahun lalu kami tidak mengajukan anggaran, tapi bisa mendapatkan anggaran sedangkan tahun ini yang secara resmi mengajukan anggaran malah dipangkas.

(nin)