
Rumah milik Keluarga Besar Cendana di Kompleks Keraton Surakarta kini telah dijadikan markas tim pemenangan pasangan Prabowo-Sandi. Rumah yang dikenal akrab dengan nama Ndalem Suryohamijayan itu terletak di dalam Kompleks Keraton Surakarta, Kelurahan Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo.
SOLO-Menjelang Pemilu yang bakal digelar pada tanggal 17 April 2019 mendatang, suhu politik di Kota Solo semakin menghangat. Keluarga besar Presiden Republik Indonesia ke-2 Jendral Besar Soeharto secara resmi telah membuka posko kemenangan untuk pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Kompleks Keraton Surakarta.
Seperti diketahui, sebutan Keluarga Cendana merujuk kepada keluarga besar mantan Presiden Soeharto. Rumah milik Keluarga Besar Cendana di Kompleks Keraton Surakarta kini telah dijadikan markas tim pemenangan pasangan Prabowo-Sandi. Rumah yang dikenal akrab dengan nama Ndalem Suryohamijayan itu terletak di dalam Kompleks Keraton Surakarta, Kelurahan Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo.
Ndalem Suryohamijayan dengan luas lebih dari satu hektare lebih milik keluarga Cendana itu diresmikan menjadi basis relawan Prabowo-Sandi, Minggu (3/2/2019). Selanjutnya rumah itu diberi nama Ndalem Juang Suryahamijayan 02.
Dalam peresmian tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh di Kota Solo di antaranya Mudrick Sangidoe, Ketua Badan Pemenangan Solo Kurnia Sari, Ketua Penasehat BPN Solo Purwanto, Wakil BPN Jateng Umar Hasyim dan lainnya.
Purwanto kepada awak media menjelaskan, Ndalem Suryohamijayan yang ada sejak tahun 1800 pernah digunakan Siti Hartinah atau Ny Tien, istri Presiden Soeharto. Dulunya Ndalem Suryahamijayan sering dikunjungi Ibu Tien karena sering ada kegiatan di rumah tersebut.
Masih kata Purwanto, dukungan penggunaan rumah seluas satu hektare itu, sebagai wujud dukungan warga masyarakat untuk memenangkan Pwabowo-Sandiaga. “Ini sebagai bentuk gotong royong, untuk kegiatan relawan di Soloraya demi kemenangan Prabowo-Sandi ,” ujar Purwanto ketika ditanyakan soal kepemilikan bangunan tersebut oleh Keluarga Cendana seperti dilansir Joglosemarnews.com. (Utomo Wibowo)















