Penyebab Kemandulan Pria dan Wanita

oleh

INFOPlus – Kemandulan adalah salah satu masalah terbesar pada pasangan yang menginginkan keturunan. Akibat kemandulan ini, proses pembuahan tidak akan berjalan dengan lancar. Bahkan ada beberapa pasangan harus menunggu bertahun-tahun baru berhasil mendapatkan keturunan.

Masalah fertilitas memang sangat sensitif di kalangan pasangan. Bahkan, ada juga pasangan yang terus bertengkar karena masalah ini. Nah, agar kita lebih paham tentang fertilitas serta kemandulan yang terjadi pada pria dan wanita, simak ulasan si bawah ini.

Fertilitas dan kemandulan pada pria

Masalah fertilitas dan kemandulan pada pria jarang sekali diperhatikan. Padahal pria juga menyumbang separuh kasus gagalnya kehamilan. Berikut beberapa masalah fertilitas yang terjadi pada pria.

  1. Gangguan pada sperma
INFO lain :  Adik Kim Jong Un Naik Pitam

Sperma adalah komponen paling penting pada kesuburan pria. Kalau sperma mengalami penurunan kualitas, kemungkinan besar tidak akan terjadi pembuahan. Oh ya, kualitas sperma yang harus ada pada pria terdiri dari jumlah, pergerakan, dan bentuknya.

Sperma yang baik jumlahnya ada sekitar 15 juta sel per mililiter air mani. Kalau jumlahnya kurang dari ini Anda sudah dikatakan mandul. Selanjutnya, gangguan terjadi dalam hal bentuk. Sperma yang sehat memiliki bentuk runcing di depan dan di bagian belakang ada ekornya. Terakhir, pergerakan atau motilitas dari sperma juga menentukan kesuburan dari pria.

  1. Gangguan testis
INFO lain :  Cina Peringatkan, Potensi Virus Baru dari Babi

Testis merupakan organ terpenting dari pria khususnya yang berhubungan dengan proses kehamilan dan juga ereksi. Kalau testis mengalami gangguan seperti varikokel atau inflamasi, kemungkinan besar akan terjadi gangguan pada ereksi. Pria akan susah melakukan seks dengan pasangannya termasuk melakukan pembuahan.

Gangguan testis juga menyebabkan penurunan atau gangguan produksi sperma. Gangguan ini terjadi kalau ada penyakit menular seksual yang ikut terbawa hingga testis. Selanjutnya suhu udara di area selangkangan yang naik juga menyebabkan kesuburan yang cukup signifikan.

  1. Gangguan ejakulasi

Gangguan ejakulasi menyebabkan sperma tidak bisa masuk ke dalam vagina lalu bergerak ke tuba falopi. Beberapa pria mengalami ejakulasi terbalik atau ejakulasi tertunda sehingga sperma tidak keluar di saat yang tepat.

INFO lain :  Bumbu Dapur yang Bisa Menurunkan Asam Urat

Dua kondisi di atas muncul karena beberapa hal dan salah satunya adalah diabetes. Sperma yang dikeluarkan saat ejakulasi justru berbalik hingga ke kandung kemih. Selain itu ejakulasi tertunda adalah keluarnya air mani dengan jeda agak lama meski tidak tercampur dengan urine.

  1. Obesitas

Pada pria yang ingin segera mendapatkan keturunan, obesitas adalah masalah yang besar. Sebisa mungkin Anda harus mengatasi masalah ini agar saat bercinta, sperma bisa disalurkan dengan mudah dan tanpa gangguan apa-apa.