Boyolali – Penemuan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki terjadi di Jembatan Ngaduman,Kampung Ngaduman RT 02 RW 08 Kelurahan Mojosongo,Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Senin (17/12/2018).
Warga menemukan dan melaporkan adanya mayat bayi yang dibuang di tumpukan sampah samping jembatan Ngaduman sekitar pukul 06.30 WIB. Penemuan mayat bayi kali pertama ditemukan Jumino (53), pedagang keliling yang setiap hari lewat situ (TKP).
Jumino berjalan dari arah Utara melihat tumpukkan sampah di samping jembatan adanya benda mencurigakan seperti boneka. Setelah didekati ternyata mayat bayi laki-laki yang sudah meninggal.
Setelah memastikan sosok tersebut mayat bayi, dia langsung melaporkan ke kantor kecamatan. Karena lokasi penemuan mayat di belakang kantor Kecamatan Mojosongo, pihak kecamatan langsung melaporkan ke Polsek Mojosongo.
Kapolsek Mojosongo,AKP Joko Winarno mewakili Kapolres Boyolali, AKBP Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan terkait pembuangan mayat bayi. Pada saat ditemukan, bayi dalam keadaan terlentang ditumpukkan sampah sudah tidak bernyawa.
Hasil pemeriksaan awal di TKP oleh Puskesmas Mojosongo sementara tidak ditemukan adanya tanda tanda kekerasan.
“Untuk saat ini mayat bayi sudah dibawa ke RSUD Pandan Arang Boyolali untuk di lakukan visum,” kata Joko.
Sementara keterangan dari Dokter RSUD Pandan Aran Boyolali, Dr Yosef Anggoro Dibyo menjelaskan ada penemuan mayat bayi laki laki yang baru lahir di belakang Kecamatan Mojosongo.
“Dalam kondisi sudah meninggal dunia dengan bobot 3,5 kg,panjang badan 52 cm.untuk perkiraan mayat bayi meninggal sudah 6 jam dari waktu pemeriksaan,” jelasnya.
(ali/dit)
















