383 Warga Jateng Transmigrasi ke Sumbar

oleh

SemarangPemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah telah memberangkatkan 170 kepala keluarga yang berjumlah 700 jiwa mengikuti program trasmigrasi hingga Desember 2018.

Sebanyak 383 orang yang berasal dari 24 daerah di Jawa Tengah diberangkatkan menuju Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, senin (10/12). Mereka mengikuti program transmigrasi dan mendapat fasilitas rumah serta lahan 2 hektar.

Pelepasan transmigran digelar di gedung Transito Transmigrasi, Tugu, Semarang oleh Gubernur Jawa tengah, Ganjar Pranowo. Ganjar mengatakan pihaknya sudah meninjau langsung lokasi transmigrasi tersebut.

“Saya sudah ke sana, saya senang dengan suasana alam yang sangat asri. Pesan saya, yang guyub,” Kata Ganjar.

Kepala Disnakertrans Jawa Tengah Wika Bintang menyebut, di tempat transmigrasi, per kepala keluarga bakal mendapat lahan 2 hektare. 170 kepala keluarga tersebut tersebar di 8 provinsi dengan penganggaran dari APBN dan APBD.

“Diberangkatkan 100 kepala keluarga terdiri 383 jiwa termasuk di antaranya 4 anggota TNI. Terdiri dari 195 laki 188 perempuan dengan tingkatan usia dewasa 245 umur 5-15 138 jiwa,” ungkap Wika.

Kata dia, di tempat transmigrasi juga telah tersedia berbagai fasilitas, dari ibadah, sekolah, lahan pertanian, hingga listrik.

INFO lain :  Gojek dan Tokopedia Resmi Bentuk GoTo
INFO lain :  PPKM Level 3, Ganjar Minta Pendeta dan Romo Menggelar Natal Terbatas

Meskipun untuk jalan belum sepenuhnya teraspal. Wika mengatakan sebelum berangkat para transmigran telah mengikuti pelatihan di Yogyakarta selama dua minggu.

Arif Wahidin (42) seorang transmigran mengaku rela meninggalkan kegiatannya sebagai pedagang sembako dan memilih bercocok tanam di lokasi transmigrasi. Selain itu ia juga mengikuti jejak orangtuanya sebagai transmigran.

“Orangtua sudah 30 tahun transmigrasi di Sumatera Barat,” kata dia.

Transmigran lainnya, Salim asal Purwokerto mengatakan ia dan istri serta tiga anaknya juga memilih menggarap lahan di lokasi transmigrasi. Ia juga mengikuti jejak kakak perempuannya yang transmigrasi ke Riau.

INFO lain :  Angka Kematian Akibat COVID-19 di Semarang Masih di Atas Nasional

(ang/dit)