Dilindas Tronton, Tubuh Nenek di Sragen ini Berserakan di Jalan

oleh

SragenMarijem (58) tewas mengenaskan terlindas tronton di perempatan Gabugan, Tanon Jumat (23/11) lalu.

Kondisi korban nyaris tak utuh karena sejumlah organ tubuhnya tercecer dalam jarak beberapa meter di lokasi kejadian di atas aspal.

Marijem tewas dengan tubuh hancur usai ditabrak dan tergilas truk tronton bernopol K 1314 QP yang dikemudikan Yulianto (21) warga Dukuh Jangkungharjo RT 9/1, Brati, Grobogan. Kecelakaan ini menimbulkan kengerian bagi warga di sekitar lokasi.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kecelakaan terjadi sekira pukul 05.30 WIB saat kondisi masih agak gelap. Suparno (61) warga Dukuh Patihan, Desa Gabugan, Tanon, Sragen, mengaku sempat melihat korban berjalan menuju pasar.

”Tiba tiba truk langsung nabrak orang mau ke pasar, simbahnya itu itu tadi jalan kaki mau ke pasar. Cukup keras dan waktu kami lihat sudah pada menjerit melihat korban terlindas mengenaskan, ujarnya, Sabtu (25/11/2018).

Korban pagi itu hendak ke Pasar Gabugan berjalan dari arat perempatan menuju ke pasar. Saat korban berjalan, terdengar bunyi klakson cukup keras dari tronton yang melaju dari arah Sumberlawang.

Diduga kaget atau tersenggol, korban terjatuh. Tubuh korban kemudian terlindas tronton yang dikemudikan Yulianto.

Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman membenarkan adanya kecelakaan yang menewaskan satu korbam tersebut.

Saat ini truk sudah diamankan di Mapolres untuk kepentingan penyelidikan.

Tubuh korban yang berserakan oleh sejumlah kerabat dan tetangga wanita malang asal Dukuh Sedadi RT 4, Bonagung, Tanon itu akhirnya dikumpulkan.

Satu persatu mereka memunguti ceceran organ tubuh korban di sekitar lokasi dengan sapu.

“Miris lihatnya Mas. Tadi organ-organnya masih dijumputi. Mungkin ada yang tertinggal sehingga dipunguti lagi, ujar Sugiyanto, salah satu warga di lokasi kejadian.edit