Kasus Gantung Diri Marak di Grobogan

oleh

Grobogan – Selama tiga hari berturut-turut, aksi gantung diri terjadi di Grobogan. Terakhir, gantung diri dilakukan seorang warga Dusun Nglejok RT 07 RW 04 Desa Pelem Kecamatan Gabus, Rabu (31/10) sekira pukul 21.00 WIB.

Korban nekat gantung diri bernama Bariyem binti Nosorejo (70). Aksinya dilakukan di rumahnya. Informasinya, korban nekat gantung diri karena jengkel penyakit asmanya tak kunjung sembuh.

Kapolres Grobogan AKBP Choiron Al Atiq melalui Kasatreskrim Polres Grobogan AKP Maryoto mengatakan korban gantung diri pada kayu atap (blandar) rumah dengan memakai tali plastik.

INFO lain :  Kecelakaan di Ruas Jalan Semarang-Demak, Tiga Orang Tewas

“Ini sudah yang ketiga kalinya aksi bunuh diri dengan cara menggantung diri pada kayu blandar rumah,” terangnya, Kamis (1/11)

Maryoto menceritakan usai mendapatkan laporan terkait adanya orang gantung diri, pihaknya bersama tim lainnya langsung ke TKP untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban.

“Kami bersama tim langsung bergerak ke lokasi dan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut,” urainya.

INFO lain :  7 Pejabat Rontok, Calon Sekda Tinggal 6

Peristiwa pertama kali diketahui Sudarsih binti Parmin (43) tetangga korban. Saat akan mengambil air wudhu, Sudarsih menemukan korban dalam kondisi menggantung di blandar dapur dengan tali  plastik  biru.

Atas temuan itu, Sudarsih berteriak memanggil Sadiyem binti Parmin (45). Sejumlah tetangga lain lalu datang membantu.

Petugas tim medis dari puskesmas Gabus I dr.Yunita dan tim Inafis Polres Grobogan yang memeriksa menemukan, lidah korban keluar dan tergigit. Ditemukan bekas jerat tali di leher, keadaan pupil mata melebar, kemaluan mengeluarkan cairan.

INFO lain :  Tiga Pemancing  Tewas Usai Anjungan PAI Kota Tegal Diseruduk Tongkang

“Dubur mengeluarkan vases dan tidak ditemukan tanda – tanda penganiayaan maupun kekerasan lainnya,” ungkapnya.

Maryoto juga mengungkapkan jika korban nekat gantung diri di duga jengkel sebab sakit asmanya yang di deritanya bertahun – tahun tak kunjung sembuh.

“Dugaan korban jengkel karena sakit asmanya tak kunjung sembuh,” kata dia.edit