Pati – Percobaan bunuh diri dilakukan Hosea Dwi Altana, warga RT 11 RW 1 Desa Mulyoharjo, Kecamatan Pati diketahui nekat bunuh diri dengan terjun ke sungai.
Korban yang diketahui berketerbelakangan mental itu diduga ingin mengakhiri hidup dengan terjun bebas ke Sungai Juwana.
Beruntung, aksi nekat korban berhasil diketahui dua orang warga sekitar. Keduanya, yaitu Dodik warga Agungmulyo dan Agus warga Tlogorejo, Kecamatan Juwana. Kedua warga akhirnya berhasil menyelamatkan Edo yang melakukan percobaan bunuh diri melompat dari Jembatan Baru Juwana.
Informasi yang berhasil dihimpun, peristiwa terjadi, Sabtu (21/10) kemarin. Bermula sekitar pukul 11.30 WIB korban tampak mondar-mandir di bawah Jembatan Baru Juwana. Warga di sekitar lokasi yang curiga sempat menegurnya.
“Saat itu saya sempat bertanya pada korban sesaat sebelum kejadian heh ameh lapo (Heh, mau ngapain red). Tapi korban tidak menjawab dan terus mondar-mandir di bawah jembatan. Sebelumnya saya juga sempat bertanya-tanya karena gerak-geriknya yang mencurigakan. Karena sesekali ia memandangi atas jembatan,” jelas Mamad, salah satu saksi.
Selang kemudian, saksi melihat korban memarkir kendaraan di bawah jembatan lalu memanjat jembatan. Dari kejauahan, korban kemudian melompat ke sungai. Korban yang terebur, tangannya melambai ke atas dan berteriak minta tolong.
Melihat kejadian itu, Dodik dan Agus langsung melompat ke sungai, berenang menepikan korban. Beruntung korban masih bisa diselamatkan dan dibawa ke pinggiran sungai. Nyawa korban berhasil diselamatkan, lalu dilarikan ke RS Budi Agung, Juwana untuk mendapatkan perawatan.
“Tadi ada dua orang yang langsung menyusul terjun ke sungai. Karena melihat korban yang hampir tenggelam sambil melambaikan tangan. Mungkin memang tidak bias berenang, karena tadi waktu diangkat tubuhnya juga sudah lemas. Bisa juga karena terlalu banyak minum air, sambung Mamad.
Anggota Polsek Juwana yang mendapat laporan terkait kejadian tersebut, langsung meluncur ke lokasi kejadian. Petugas juga mengamankan bukti, mencatat keterangan saksi lalu bersama warga membawa korban ke rumah sakit.
Kondisi korban yang memang dalam keadaan depresi dan mengalami keterbelakangan mental. Hal itu didapatkan dari keterangan sepupu korban bernama Edo Redove, warga Dukuh Rendole RT 5 RW 1, Desa Muktiharjo, Kecamatan Margorejo, Pati.edit
















