Wonogiri – Dua terduga pelaku pembuangan bayi berjenis kelamin laki-laki yang menggemparkan warga Dusun Gunung Cilik, Desa Pulutan Kulon, Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri. Atas kasus pembuangan bayi, Sabtu (20/10), polisi meringkus dua pelaku, orang tua dari bayi.
Kasubbag Humas Polres Wonogiri, AKP Hariyanto mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Robertho Pardede menyampaikan, pelaku pembuangan diduga dilakukan AB (26) dan Hn (24) warga Desa Karang Lor, Kecamatan Manyaran. Keduanya diduga kuat sebagai orang tua dari bayi tersebut.
“Motif pembuangan dan penguburan bayi diduga karena faktor ekonomi dan tidak bisa menghidupi, sebab masih memiliki anak kecil, ungkapnya, kemarin.
Hariyanto menjelaskan, saat ini, jasad bayi malang itu masih dioutopsi di rumah sakit di Solo. Polisi juga terus memeriksa intensi AB dan Hn yang diduga orang tua dan pelaku pembuangan bayi.
Sebelumnya, bayi ditemukan tewas pertama kali oleh warga sekitar yang mencurigai adanya kain jarik yang dipendam di dalam tanah. Warga yang penasaran bersama-sama membongkar gundukan tanah itu.
Warga kaget karena ternyata berisi jasad bayi laki-laki yang dililit kain jarik dengan keadaan sudah tidak bernyawa. Bayi tersebut diduga sengaja dibuang oleh orang tuanya.
“Warga sekitar menemukan saat hendak mencari pakan ternak di ladang sekira pukul 05.30 WIB. Saat itu ia melihat, ada kain yang ditimbun namun dalam kondisi tidak sempurna, karena curiga ia mendekat namun tidak berani membongkar, ungkap Kasubbag.
Saksi yang merasa curiga lantas memanggil warga lain untuk bersama-sama membongkar timbunan tersebut. Ketika dibuka ternyata timbunan berisikan bayi berjenis kelamin laki-laki yang dibungkus kain motif batik dalam keadaan sudah meninggal dunia.
“Bayi berjenis kelamin laki-laki ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia, lanjutnya.edit
















