Pekalongan – Dua petak kandang ayam yang berada Desa Pemiringan Alit, Kajen, Kabupaten Pekalongan ludes terbakar, Rabu (17/10) dini hari. Kebakaran diduga terjadi akibat pembakaran kayu yang masih menyala di sekitar kandang.
Salah satu penjaga kandang yang membakar meninggalkan begitu saja pembakaran hingga akhirnya merembet ke kandang. Akibat kejadian ini, pemilik kandang ayam mengalami kerugian sekitar Rp 200 Juta.
Dua kandang ayam yang terbakar di Desa Pekiringan Alit, milik warga berbeda. Yakni Teguh (60) dan Suryo Adi Saputro (55) warga setempat.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa berawal pada Selasa (16/10) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, pegawai kandang ayam bernama Kusno (45), warga Jatilawang, Banyumas membakar kayu di dekat kandang ayam milik Teguh. Setelah menyala, Kusno kemudian beranjak istirahat.
“Lagi asyik tidur, saksi pertama ini mendengar percikan api dan langsung teringat kandang ayamnya. Namun saat dikihat, api sudah membakar kandang ayam,” Kata Kasubag Humas Polres Pekalongan, Iptu Arkhom, Rabu (17/10), kemarin.
Atas kebakaran itu, Kusno langsung melaporkan ke pemilik Teguh selaku pemilik kandang. Sejumlah pekerja di kandang ayam yang mengetahui juga langsung berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Kendati telah berupaya maksimal, mereka tidak berhasil memadamkan api. Kobaran api semakin meluas dan menjalar ke kandang ayam milik Suryo yang bersebelahan dengan kandang Teguh.
Pemadam Kebakaran Kabupaten Pekalongan sendiri baru tiba di lokasi sekitar pukul 06.13 WIB. Api akhirnya bisa dipadamkan.
“Kebakaran diduga disebabkan oleh pemanas kayu bakar untuk ayam,” tanbah Iptu Arkhom.edit
















