KOMPAK HAM Sragen Gelar Aksi Tolak Hoax

oleh

SragenMasyarakat Sragen yang tergabung dalam organisasi KOMPAK (Komite Penegak Hak Asasi Manusia ) HAM Indonesia menggelar aksi penolakan terhadap berita hoax di alun alun Sasono Langen Putro Sragen, Selasa (9/10).

Kapolsek Sragen Kota Iptu Mashadi mewakili Kapolres Sragen Polda Jawa Tengah AKBP Arif Budiman mengatakan, pihaknya menerjunkan puluhan personil dari Polsek Sragen kota dan Satuan Sabhara Polres Sragen dalam pengamanan aksi itu.

Selain menyuarakan dukungannya agar warga Sragen tidak terlibat pelanggaran UU ITE seperti penyebaran berita hoax. Mereka juga membagikan stiker bertuliskan “Sukseskan Pemilu 2019 Tanpa Hoax, Stop Hoax, Stop Kebencian, Stop Konflik, Orang Sehat Dibilang Sakit Itu Namanya Hoax.

Peserta aksi juga membawa spanduk dan poster yang dibentangkan, bertuliskan #Hantam Hoax, Jangan Kotori Negeri Dengan Berita Bohong, Mari Bersama Jaga Negeri Dengan Tak Menebar Sensasi Yang Menyesatkan Publik, serta Stop Virus Hoax, Stop Konflik, Hoax Dapat Memecah Belah Bangsa, Hukum Seberat-Beratnya Pelaku Penyebar Hoax, Penyebar Hoax Dijerat UU ITE, Sukseskan Pemilu 2019 Tanpa Hoax.

Koordinator aksi, Mursito selaku Ketua KOMPAK HAM Indonesia Sragen mengatakan, aksi damai dilakukan untuk mendukung penegakan hukum terkait undang undang ITE.

“Melalui penyampaian aspirasi ini, diharapkan tidak akan ada konflik selama Pileg dan Pilpres di kabupaten Sragen. Baik secara lansung ataupun melalui media sosial dengan penebaran berita bohong,” kata dia.edit