Polresta Surakarta Galang Dana Peduli Gempa di Palu dan Donggala

oleh

Solo – Bencana gempa bumi dan tsunami di Palu dan Lombok, menyebabkan ratusan warga meninggal dunia dan ribuan lainnya mengalami luka- luka. Kejadian itu menimbulkan simpati bagi sejumlah kalangan masyarakat.

Sebagaimana dirasakan para personil Polri di Polresta Surakarta, dalam rangka meringankan beban para korban, mereka menggalang dana, memberikan bantuan. Secara sukarela penggalangan dana digelar ke seluruh anggota di tengah Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Mapolresta Surakarta, Senin (1/10).

Kapolresta Surakarta Kombes Ribut Hari Wibowo, mengatakan dalam hitungan sekitar 5 menit, dari penggalangan dana telah terkumpul sekitar Rp 22 juta.

INFO lain :  Instagram Milik Pemkot Surakarta Diretas, Gibran Lapor Facebook

“Penggalangan dana dari anggota Polresta tersebut akan ditambah lagi dari lima Polsek di jajaran Polresta Surakarta,” ungkap Kombes Ribut Hari Wibowo.

Penggalangan dana, kata dia, dimulai pagi usai upacara dengan cara memutar kardus kosong ke semua anggota yang upacara. Pemberian sumbangan bersifat sukarela dan seikhlasnya.

INFO lain :  TPA Putri Cempo Solo Terbakar 10 Jam

Anggota dengan sukarela memberikan donasi dengan menyisihkan uangnya untuk mengisi kardus sumbangan.

Kopolresta mengungkapkan, nantinya dana sumbangan yang terkumpul akan dibelanjakan untuk membeli perlengkapan dan peralatan yang dibutuhkan para korban bencana. Di antaranya adalah obat-obatan, makanan hingga keperluan lainnya.

“Akhir pekan ini langsung kita kirimkan, berapapun dana yang berhasil dikumpulkan. Hasilnya akan dibelanjakan sesuai kebutuhan para korban dan diangkut menggunakan pesawat melalui Bandara Adi Soemarmo Solo menuju Palu,” terang Kapolresta.

INFO lain :  22 Tersangka Narkotika Diamankan Polresta Surakarta Selama Operasi Antik Candi

Pihaknya berharap penggalangan dana tersebut bisa meringankan beban korban bencana gempa bumi.

“Berapa pun jumlahnya, kami berharap bantuan yang nantinya akan disalurkan ini meringankan beban saudara kita yang tertimpa musibah,” kata dia.edit