Kebakaran Gudang Mebel di Jepara Mayoritas Akibat Korsleting

oleh

JEPARA – Kebakaran kembali terjadi dan menimpa sebuah gudang mebel di Kecamatan Tahunan, Kabupaten Jepara, Senin (10/9/2018) malam. Kebakaran gudang itu merupakan kali keempat. Total kerugian ditaksir mencapai Rp 5 miliar.

Sebagaimana dinetahui, potensi kebakaran di Kecamatan Tahunan memang besar. Tidak hanya di musim kemarau, tapi saat musim hujan. Tahunan menjadi salah satu sentra industri mebel dan banyak gudang mebel berdiri di wilayah itu.

‘’Selama ini mayoritas penyebab kebakaran di industri mebel ada dua. Selain oven kayu juga korsleting listrik,’’ kata Kepala Bidang Pemadam Kebakaran pada Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Jepara, Pujo Prasetyo, sebagaimana dikutip dari Suara Merdeka.com, Selasa (11/9/2018).

INFO lain :  Penyebab Kebakaran Pasar Johar Relokasi Masih Diselidiki

Kebakaran terbaru, kata dia, terjadi di gudang mebel milik Munawir di RT 4 RW 5 Desa/Kecamatan Tahunan. Api kali pertama muncul sekitar pukul 18.30 WIB.

INFO lain :  Bobol Toko Bangunan dan Curi Burung. Polres Purbalingga Ungkap Kasus Curat

‘’Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.00 WIB. Diduga kuat kebakaran disebabkan korseleting arus listrik,’’ terang Pujo.

Memadamkan api, pemadam kebakaran mengerahkan enam mobil pemadam kebakaran. Banyak bahan baku dan hasil produksi mebel terbakar. Kerugian diperkirakan Rp 500 juta.

INFO lain :  Tukang Bangunan di Kudus Ditemukan Tewas di Bedeng

Tiga kebakaran sebelumnya menimpa gudang mebel CV Tropical di Senenan Kecamatan Tahunan, pertengahan Juli lalu. Kerugiannya Rp 1 miliar. Selanjutnya kebakaran di salah satu pabrik mebel di Desa Ngabul, Kecamatan Tahunan dengan kerugian Rp 500 juta. Terbaru, kebakaran di PT Rechive Furniture Desa/Kecamatan Tahunan dengan taksiran kerugian Rp 3 miliar.edit