Semakin meningkatnya permintaan darah terkadang menyebabkan PMI mengalami kekurangan stok darah, terutama di bulan Ramadan dan setelah Lebaran. Hal ini disebabkan antara lain karena masih banyak masyarakat yang terkontaminasi dengan mitos donor darah (penularan penyakit, donor darah menyebabkan tekanan darah menjadi rendah, dan lain sebagainya), sehingga calon pendonor pun menjadi takut untuk melakukan donor darah.
Manfaat Donor Darah bagi Kesehatan
Selain dapat bermanfaat bagi orang lain ternyata donor darah juga memiliki manfaat bagi tubuh kita, di antaranya:
1. Kesehatan jantung
Penelitian telah menunjukkan bahwa donor darah dapat membantu mengurangi kelebihan kadar zat besi dalam darah. Kelebihan zat besi dalam darah bisa berbahaya, karena hal ini berkaitan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular. Zat besi yang berlebihan bisa menyebabkan oksidasi kolesterol.
Produk oksidasi tersebut akan menumpuk pada dinding arteri dan ini sangat berpotensi terhadap serangan jantung dan stroke. Dengan mendonorkan darah, maka jumlah zat besi dalam darah akan lebih stabil.
2. Meningkatkan produksi sel darah merah
Selain zat besi, ternyata donor darah juga dapat membantu tubuh untuk menstabilkan jumlah sel darah merah. Anda tidak perlu panik dengan berkurangnya sel darah merah karena sumsum tulang belakang Anda akan segera mengisi kembali sel darah merah yang hilang. Sebagai pendonor, Anda akan mendapatka pasokan sel darah merah baru setiap kali Anda mendonorkan darah. Donor darah menjadi langkah yang baik untuk menstimulasi pembentukan sel darah baru.
3. Membantu menurunkan berat badan
Jika Anda termasuk salah satu dari mereka yang sedang giat membakar kalori dalam tubuh, memilih untuk menjadi pendonor darah adalah keputusan yang tepat. Dengan menyumbangkan sekitar 450 ml darah akan membantu proses pembakaran sekitar 650 kalori. Jumlah kalori ini sudah cukup banyak untuk dapat merampingkan pinggang.
4. Kesehatan psikologis
Memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain, pastilah akan memberikan kepuasan psikoligis tersendiri. Sebuah penelitian mengatakan, jika orang usia lanjut dan rutin menjadi pendonor darah bisa merasakan hidup lebih berenergi dan bugar.
5. Mendeteksi penyakit
Prosedur standar sebelum mendonorkan darah adalah, darah Anda akan diperiksa dari berbagai macam penyakit, seperti HIV, hepatitis B, hepatitis C, malaria dan masih banyak lagi yang lainnya. Sangat penting untuk mengantisipasi penularan penyakit melalui tranfusi darah. Sisi baik bagi si pendonor adalah informasi kesehatan dapat langsung diterima saat mendonorkan darah.
6. Turunkan risiko kanker
Sebuah studi tahun 2008 menemukan penurunan kecil dalam risiko kanker tertentu pada orang yang secara teratur menyumbangkan darah. Ini termasuk kanker yang terkait dengan tingkat zat besi yang tinggi, termasuk kanker:
- Hati
- Usus besar
- Paru-paru
- Kerongkongan
- Perut
Sebuah studi 2016 juga menemukan bahwa mendonorkan darah dapat menurunkan penanda inflamasi dan meningkatkan kapasitas antioksidan.
7. Pemeriksaan kesehatan gratis
Untuk mendonorkan darah, Anda harus menjalani pemeriksaan kesehatan. Seorang anggota staf yang terlatih melakukan pemeriksaan ini. Mereka akan memeriksa Anda malai dari:
- Nadi
- Tekanan darah
- Suhu tubuh
- Kadar hemoglobin
Sementara darah Anda juga diuji untuk beberapa penyakit. Ini termasuk:
- Hepatitis B
- Hepatitis C
HIV - Virus West Nile
- Sipilis
- Trypanosoma cruzi
Nah, itu dia manfaat donor darah untuk kesehatan tubuh. Apakah Anda berminat mendonorkan darah, Teman Sehat?
















