Jiwa petualang yang tinggi sangat dibutuhkan ketika mendaki jalur ini mengingat tak adanya jalan setapak, kabin maupun fasilitas-fasilitas yang dapat memudahkan pendakian di jalur ini.
Di bagian Swedia tengah seperti provinsi Dalarna, terdapat jalur hiking lain yang relatif sejuk seperti Skaneleden, yang merupakan jalan setapak sepanjang 100 km melalui pedesaan Skane.
6. Swiss
Swiss lahir sebagai negara modern yang memudahkan para pendaki dalam mengarungi perjalanannya.
Negara ini berdiri selayaknya surga bagi pendaki dengan hamparan gunung indah yang siap didaki pada musim panas dan rute snowboarding dan ski terbaik di dunia pada musim dingin.
Fasilitas dan teknologi seperti kereta gunung yang mengangkut pendaki ke titik-titik tertentu, hotel-hotel mewah yang menggantikan kemah tradisional hingga kota-kota kecil yang nyaman untuk dikunjungi di sela pendakian.
Namun segala kemudahan itu tidak mengubah citra Lereng sekitar Grindelwald, Lauterbrunnen, dan Eiger yang telah mengakhiri perjalanan sekitar 64 pendaki sejak tahun 1935. Hal itu membuatnya dijuluki “Mordwand” atau “dinding pembunuh”.
7. Afrika Selatan
Selain Kilimanjaro dan Meru, Benua Afrika menawarkan beberapa jalur hiking yang tak kalah menarik di sebelah selatan. Jalur-jalur seperti Otter Trail, Amathole Trail dan Giant’s Cup Trail bisa disusuri ketika berkunjung ke Afrika Selatan.
Taman Nasional Kruger juga menjadi simbol ikonik para pendaki Afrika dengan luasnya yang mencapai dua juta hektar.
Hewan-hewan buas seperti singa, gajah, kerbau, macan tutul dan badak bisa ditemui di taman nasional Krueger. Satu hal yang harus diperhatikan adalah tetap pergi bersama petugas taman nasional demi keamanan.
(agr/ard)
















