Mbah Sri Meregang Nyawa di Makam Syech Jangkung Kayen

oleh

Pati – Kabar mengejutkan terjdi di Dukuh Landoh Desa Kayen, Kecamatan Kayen, Pati, Senin, (30/7) kemarin. Seorang warga mendadak ditemukan tewas di pemakaman. Korban, nenek yang diketahui hidup sebatang kara itu ditemukan meninggal dunia di kawasan makam Syech Jangkung

Tak diketahui pasti penyebab tewasnya korban. Sejumlah warga menyebut, korban menghembuskan nafas saat menjalani ritual.

Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidayati melalui Kapolsek Kayen AKP Sutopo mengungkapkan, korban diketahui bernana Sri Kadarwati Binti Kromowijoyo. Menurut pengakuan almarhum sewaktu masih hidup, ia sering ke makam tersebut.

INFO lain :  Kenapa 1 Desember Diperingati Hari AIDS Sedunia?

“Kepada warga setempat ia mengaku beralamat di Semarang Jateng dan berusia umur kurang lebih 100 tahun,” ungkapnya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kronologis peristiwa, bermula pada hari Senin, tanggal 30 Juli 2018 sekitar pukul 18.15 WIB. Saksi kejadian, Suroso saar itu sedang menjenguk korban.

INFO lain :  Pegawai Dishub Rembang Terjaring OTT Dugaan Pungli Uji Kir

Ketika itu, posisi sudah berbaring di belakang dapur milik Fatonah. Saksi Suroso yang mendengar nafas dari korban sesak dan ngos-ngosan berupaya mendekati. Setelah itu diketahui korban sudah tidak bernyawa.

Atas kejadian itu, Suroso lantas memberitahu ke warga lain, Sulistiyowati dan selanjutnya diteruskan ke pemilik rumah Fatonah.

“Kemudian Fatonah menghubungi perangkat desa dan kepala desa, lalu kepala desa menghubungi Bhabinkamtibmas Polsek Kayen, kemudian anggota Polsek Kayen menghubungi Dokter Puskesmas Kayen,” imbuhnya.

INFO lain :  40 WNA di Semarang Ditangkap Terkait Kejahatan

Atas permintaan warga setempat, korban menginginkan dimakamkan di lokasi Makam Syeh Jangkung Landoh. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, almarhum memiliki kelebihan dan masyarakat mengharapkan berkah apabila dimakamkan di lokasi tersebut.

“Atas persetujuan masyarakat yang diketahui kepala desa biaya pemakaman akan di tanggung masyarakat sekitar karena tidak diketahui keluarga ataupun saudaranya,” pungkasnya.edit