Pemalang –Lima personil Polsek Petarukan dipimpin Kanit Reskrim Ipda Budiyono dan Kanit Sabhara Aiptu Edi Catur W bersama tiga anggotanya melaksanakan Operasi Cipta Kondisi yang ditingkatkan dengan sasaran premanisme dan pengamen jalanan di wilayah Petarukan Polres Pemalang.
Dikatakannya permasalahan anak jalan, gelandangan, pengemis dan anak punk tidak akan berhenti di negeri ini. Banyak faktor dari anak atau orang kurang beruntung tersebut yang mempengaruhi kondisi itu tetap ada.
“Meski sudah berkali kali diberi pembinaan dan tindakan, mereka masih tetap ada disudut sudut kota, tempat keramaian, pasar atau tempat perbelanjaan lainnya,” kata Ipda Budiyono, kemarin.
Faktor internal yang paling dominan mempengaruhi keberadaan mereka, kata dia, adalah faktor ekonomi, tidak mempunyai tempat tinggal tetap, keluarga yang berantakan, sumber daya manusia yang minim dan juga karena pengaruh lingkungan.
Dalam giat tersebut telah diamankan seorang pengamen yang sedang berada di Pasar Petarukan. Dia berinsial TY (38), warga Desa Pecangakan Rt 01 Rw 05 Comal Pemalang.
“Operasi Cipta Kondisi untuk mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban agar senantiasa kondusif, serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dengan sasaran minuman keras, judi dan premanisme,” jelas dia.
Dengan sikap humanis namun tegas, Kanit Reskrim Iptu Budiyono memberikan pembinaan serta imbauan kepada pengamen di dalam pos Satpam Pasar Petarukan.
“Kami juga memeriksa barang barang yang dibawa. Kami berpesan, walaupun mereka mengamen, jangan sampai membuat keresahan di masyarakat, serta harus ikut menjaga situasi kamtibmas,” ,” ujar Iptu Budiyono. (edit)
















