Guru Honorer di Jepara Gelar Demo Karena Gaji 6 Bulan Tak Cair

oleh

Jepara – Aksi unjuk rasa dilakukan sejumlah guru tidak tetap di SD dan SMP di Kabupaten Jepara, Sabtu (30/6/2018). Aksi dilakukan mereka dengan long march dari Kecamatan Donorojo menuju kantor bupati setempat.

Ketua Forum GTT K2 Kabupaten Jepara, Ahmad Choiron menyampaikan, aksinya dilakukam lantaran gaji guru honorer selama enam bulan belum dibayarkan. Dikatakannya, sedianya, gaji guru tidak tetap diterimakan tiap tiga bulan.

“Namun, enam bulan terakhir gaji mereka belum cair,” katanya.

INFO lain :  Jangan Sampai Tumpang Tindih Hingga Kelewatan

Aksi jalan kaki puluhan guru honorer sejauh sekitar 40 km ini menuntut keadilan dan kesejahteraan. Setiap bulan, guru honorer di Jepara digaji Rp500 ribu dari pemerintah daerah. Ditambah gaji dari sekolah yang besarnya beragam, mulai Rp150 ribu hingga Rp300 ribu.

INFO lain :  Walikota Tegal Sampaikan Misi Pembangunan di Rapat Paripurna Istimewa DPRD

“Kami menutut honor segera dicairkan. Kami sudah bekerja enam bulan tapi belum juga dibayar,” ujar Choiron

Ditegaskan dia, gaji GTT sudah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 29 Tahun 2018 tentang gaji GTT. Namun, di dalam Perbup tersebut gaji GTT jumlahnya beragam sesuai dengan lama mengajar.

INFO lain :  Pengiriman Rokok Ilegal dari Jepara Digagalkan Petugas Bea Cukai Kudus

“Gaji yang diberikan paling tinggi Rp744.280. Tapi, guru honorer tidak lagi menerima gaji dari sekolah,” lanjutnya.

Untuk itu, ia meminta perlu adanya revisi Perbup tersebut.

“Di dalam Perbup disebutkan, gaji dibayarkan setiap tiga bulan sekali. Kemudian, untuk memenuhi kebutuhan hisup setiap bulan dengan apa. Maka kami minta Perbup ini direvisi,” tegas Choiron. (edit)