Batang – PT Jasa Marga Semarang-Batang (JSB) akan menutup jalur fungsional jalan tol Batang-Semarang, tepat pada H+10 Lebaran, Senin (25/6/2018) pukul 00:00 WIB. Hal itu sebagai upaya mempercepat pengerjakan pembangunan fisik jalan bebas hambatan tersebut.
Direktur Utama PT JSB Arie Irianto, mengatakan bahwa semula penutupan jalur tol Batang-Semarang itu sedianya dilakukan pada H+7 Lebaran 2018, tetapi diundur hingga H+10.
“Dengan mempertimbangkan jumlah volume kendaraan pemudik masih relatif banyak maka [penutupan] kami undur hingga H+10 Lebaran,” katanya.
Dikatakannya, pascajalur tol fungsional ditutup, maka Polres Batang akan mengarahkan arus mudik kendaraan melalui jalur jalan nasional. Setelah ditutup maka pengerjaan pembangunan tol Batang-Semarang segera dilanjutkan.
“Kami kerjakan agar target yang diberikan dapat terpenuhi. Kontrak kerja kami hanya sampai dengan 25 September 2018,” katanya.
Kendati demikian, kata dia, kemungkinan untuk mendapatkan akomodasi atau perpanjangan waktu masa kontrak itu tetap ada, karena dengan adanya penambahan lingkup pengerjaan yang belum terselesaikan, seperti halnya pembebasan lahan.
“Masih ada pekerjaan rumah yang belum terselesaikan, yaitu pembebasan lahan. Kami perhitungkan, lahan yang belum terbebaskan sampai dengan saat ini ada sekitar 9,16% yang ditargetkan Juli 2018 sudah bisa terbebaskan semuanya,” katanya.
Menurut dia, progres pengerjaan proyek jalan tol Batang-Semarang hingga saat ini sudah mencapai 84%.
“Dari total panjang 7,5 km mulai STA 449 Semarang Krapyak hingga Batang Pasekaran STA 375 yang kami kerjakan masih ada sepanjang 3,3 km yang belum selesai kami kerjakan [berupa lean concret/lantai dasar] karena masalah pembebasan lahan,” katanya. (edit)















