Terkait Aksis Teror, Warga Pekalongan Galang Tandatangan

oleh

Pekalongan – Peristiwa kerusuhan di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob yang mengakibatkan gugurnya anggota Polri membawa kesedihan yang mendalam bagi anggota Polri dan seluruh rakyat Indonesia. Kesedihan juga terjadi atas aksi teror pegeboman di Surabaya.

Sementara atas peritiwa itu, di Kota Pekalongan, sejumlah warga menggelar aksi keprihatinan dengan menganggalang tanda tangan bersama. Polres Pekalongan Kota yang menyiapkan banner ucapan belasungkawa berukuran 8 × 4 meter dibentangkan di tengah area Lapangan Mataram Kota Pekalongan, Minggu (13/5/2018).

Tak lebih dari 20 menit, warga yang datang sudah memenuhi tanda tangan. Diantara mereka berasal dari tokoh masyarakat, tokoh agama dan warga Kota Pekalongan yang kebetulan sedang melakukan olah raga di Lapangan Mataram Kota Pekalongan.

INFO lain :  Pria Tewas Diduga Dibunuh di Pekalongan

Selain tanda tangan belasungkawa, sejumlah bunga ucapan bela sungkawa juga berasal dari Polres Pekalongan Kota dan sejumlah masyarakat. Hal itu sebagai ungkapan duka cita.

INFO lain :  Gisel : Bukan Kali Pertama

Kapolres Pekalongan Kota Polda Jawa Tengah AKBP Ferry Sandy Sitepu melalui Kasat Lantas AKP Rahmawati Wulansari menyampaikan ucapan terima kasih kepada tokoh agama, tokoh masyarakat serta warga yang mendukung dan turut bersimpati atas gugurnya anggota Polri.
“Dengan do’a maupun pernyataan-pernyataan, tidak takut dan tidak mentolerir semua kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan terror,” kata dia.
Pihaknya mengucapkan terima kasih kepada tokoh agama, tokoh masyarakat dan semua masyarakat yang telah memberikan dukungan kepada Polri sehingga situasi Pekalongan tetap kondusif.

INFO lain :  Bandara Jenderal Besar Soedirman Jadi Harapan

AKP Rahmawati Wulansari menyampaikan bahwa kegiatan itu membuktikan Polri bersama masyarakat bersinergi dan tidak takut akan adanya terorisme di negeri ini. Pihaknya berharap, masyarakat Kota Pekalongan terus bersinergi dengan Polri untuk memberantas terorisme. (edi)