SRAGEN – Nasib apes dialami seorang PNS di Kabupaten Sragen. Lantaran bermaksud menghindari jalan berlubang, Nur Hayatur Rohmah (40), seorang guru PNS, jatuh usai menabrak tiang listrik.
Akibatnya, selain luka di sekujur tubuhnya, tangan dan kakinya juga mengalami patah tulang. Hingga kini, warga Margoasri RT 28, Desa Puro Kecamatan Karangmalang, Sragen itu mengalami luka serius di bagian tangan kiri, pergelangan mengalami patah tulang dan paha kiri juga mengalami patah. Korban terpaksa harus dievakuasi ke RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen oleh petugas patroli Polsek Kedawung.
Kapolsek Kedawung AKP Bambang Susilo, mewakili Kapolres Sragen AKBP Arif Budiman mengatakan, korban mengalami luka di bagian pergelangan tangan kiri. Serta paha kiri juga mengalami patah tulang.
“Kecelakaan tunggal terjadi pada Selasa (24/4/2018) pagi lalu di Jalan Bendungan-Kerjo, tepatnya di depan Gereja Yohanes Stasi Rosul, Dukuh Kampung Baru, Desa Bendungan, Kecamatan Kedawung,” jelasnya, Minggu (29/4/2018).
Laka tunggal, kata dia, terjadi bermula saat korban melaju dari arah utara (Sragen) menuju arah selatan (Kerjo, Karanganyar) dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario nopol AD 5631 AEE dengan kecepatan cukup tinggi.
Setibanya di lokasi kejadian, korban bermaksud menghindari jalan berlubang. Namun sepeda motor yang dikendarainya hilang keseimbangan dan oleng ke kiri sehingga menabrak tiang listrik yang terbuat dari cor beton.
AKP Bambang Susilo mengimbau kepada semua pengendara agar hati-hati dalam berkendara.
“Jangan ngebut mengingat saat ini banyak jalan yang rusak sehingga membutuhkan konsentrasi yang cukup tinggi. Utamakan keselamatan dan lindungi diri dengan pengamanan yang cukup seperti helm yang bersandart SNI,” terangnya. edi
















