588.311 Warga Batang Terdaftar DPT Pilgub Jateng

oleh

Batang – Sebanyak 588.311 warga Kabupaten Batang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2018 ini. Keputusan dinyatakan KPU Batang dalam Rapat Pleno Terbuka rekapitulasi daftar pemilih sementara hasil perbaikan dan penetapan DPT yang digelar belum lama ini.

KPU Batang menetapkan DPT Pilgub Jateng sebanyak 588.311 pemilih. Sebelumnya penetapan Daftar Pemilihan Sementara (DPS) dilakukan mulai 14 Maret 2018 sampai 18 April.

“Kami meminta masukan para pemangku kepentingan sambil terus berkoordinasi dengan Disdukcapil terkait upaya mendorong pemilih untuk melakukan perekaman KTP elektonik sebelum pemilihan digelar 27 Juni,” kata Ketua KPU, Adi Pranoto.

Rapat Pleno terbuka DPS hasil perbaikan dan penetapan DPT Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur tingkat Kabupaten Batang digelar pekan lalu. Acara dihadiri Komisioner KPU, tim kampanye tingkat kabupaten, Panwaslu, Disdukcapil dan PPK se-kabupaten Batang.

Sebelumnya KPU menyaring DPS sebanyak 594.808 pemilih. Sampai hari terakhir tanggal 18 April lalu, data yang masuk ada 588.311 pemilih. Angka tersebut menunjukan ada penurunan 6.497 pemilih.

Ketua KPU Batang menambahkan, penurunan 6.497 pemilih terdiri dari 3.250 pemilih non KTP atau belum memiliki KTP elektronik. Sementara 3.247 pemilih karena Tidak Memenuhi Syarat (TMS). TMS terjadi karena beberapa faktor seperti meninggal, pindah tempat dan alih status.

“Sementara untuk pemilih yang belum memiliki KTP elektonik dan belum melakukan perekaman, kami dorong untuk melakukan perekaman. Bekerjasama dengan Disdukcapil dan Panwas untuk melakukan perekaman sampai menjelang Hari H sebelum pemilihan agar memiliki hak pilih,” ujarnya.

Dikatakannya, meski warga belum terdaftar di DPT, bilamana pada hari H yang bersangkutan sudah punya KTP elektronik dan surat keterangan (Suket) perekaman KTP maka warga memiliki hak pilih.
KPU mengatakan sudah berupaya bersama Disdukcapil dengan PPK dan PPS setempat untuk menjemput bola.

Namun karena kendala seperti warga yang terdaftar di DPS merantau, kondisi fisik tidak sehat atau sakit serta faktor geografis, hal itu kurang maksimal.

Menurut Adi, dengan 1.457 TPS di kabupaten Batang. Penurunan DPS ke DPT di kabupaten Batang tidak signifikan. Hal itu didasari dengan dari data KPU kabupaten/kota lain yang angka penurunan DPT nya lebih besar.

“Setelah penetapan DPT, kami siapkan logistik pemilu seperti bilik suara dan kotak suara serta pemetaan kebutuhan kelengkapan TPS,” tandasnya. (edi)